Pemkab Garut Pastikan Penerimaan Murid Baru 2025/2026 Berjalan Transparan dan Berkeadilan

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menandatangani Komitmen Bersama Pelaksanaan SPMB 2025/2026 di Ruang Pamengkang, Garut Kota.

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut terus menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan dengan melaksanakan Penandatanganan Komitmen Bersama untuk mendukung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (12/6/2025), dan dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Dalam sambutannya, Bupati Syakur menekankan bahwa pelaksanaan SPMB bukan sekadar proses administratif, melainkan juga menjadi momen penting untuk mendorong peningkatan partisipasi sekolah, terlebih di tengah kekhawatiran menurunnya angka keberlanjutan pendidikan anak di Garut.

Baca Juga :  Pj. Bupati Garut Dorong Peningkatan Profesionalisme di Disdukcapil Garut

“Ini yang menjadi catatan kita bersama. Ada kecenderungan anak-anak tidak melanjutkan sekolah. Maka SPMB harus menjadi solusi dan motivasi, agar angka partisipasi bisa terus naik setiap tahun,” ujar Bupati.

Syakur juga menyoroti ketimpangan jumlah satuan pendidikan antara tingkat dasar dan menengah. Dengan jumlah kelahiran rata-rata di atas 50 ribu jiwa per angkatan, ia menilai perlu ada penyesuaian kapasitas dan pemerataan fasilitas pendidikan, terutama di jenjang menengah seperti SMP dan SMA.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB harus bebas dari praktik-praktik tidak etis. “Kita ingin proses penerimaan ini adil, transparan, dan objektif. Tidak ada ruang bagi tindakan yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  STIKes Karsa Husada Garut Miliki Ketua Baru, Bupati Syakur Tekankan Kolaborasi Tangani Tantangan Kesehatan Daerah

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin, menambahkan bahwa pelaksanaan SPMB 2025 mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dan diperkuat oleh Keputusan Bupati Garut. Ia menjelaskan bahwa sebanyak 2.962 satuan pendidikan di berbagai jenjang akan berpartisipasi dalam proses ini.

Adapun daya tampung yang disiapkan, lanjut Ade, meliputi 26.325 peserta didik untuk jenjang PAUD, 63.681 untuk SD, 46.873 untuk SMP, dan 50.125 untuk SMA. Proses seleksi akan mengacu pada empat kategori utama, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.(red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong ASN Perkuat Jiwa Kepemimpinan Lewat Bedah Buku Babad Alas
Bupati Garut Minta OPD Tuntaskan Rekomendasi BPK untuk Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah
Bupati Garut Dorong KNPI Terus Hadirkan Program Produktif bagi Generasi Muda
Transparansi Retribusi Parkir Diperkuat, Pemkab Garut Siapkan Sistem Pendataan Berbasis Lokasi
Bupati Garut Tekankan Belanja Daerah Harus Cepat Terealisasi demi Menggerakkan Ekonomi Masyarakat
Bupati Garut Perkuat Sinergi dengan UPI, 360 Mahasiswa PPG Diterjunkan Tingkatkan Mutu Pendidikan
Pemkab Garut Perketat Pengawasan Jalan, Kendaraan ODOL dan Parkir Liar Jadi Perhatian Utama
Pemkab Garut Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan, Klinik Rotinsulu Didorong Naik Status Jadi Rumah Sakit
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:59 WIB

Bupati Garut Dorong ASN Perkuat Jiwa Kepemimpinan Lewat Bedah Buku Babad Alas

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:24 WIB

Bupati Garut Minta OPD Tuntaskan Rekomendasi BPK untuk Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:53 WIB

Bupati Garut Dorong KNPI Terus Hadirkan Program Produktif bagi Generasi Muda

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:39 WIB

Transparansi Retribusi Parkir Diperkuat, Pemkab Garut Siapkan Sistem Pendataan Berbasis Lokasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:04 WIB

Bupati Garut Tekankan Belanja Daerah Harus Cepat Terealisasi demi Menggerakkan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru