Pemkab Garut Buka 1.600 Formasi PPPK, Imbau Tenaga Honorer Ikuti Seleksi

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memimpin Rapat Persiapan Seleksi PPPK Tahun Anggaran 2024 di Aula BKD Kabupaten Garut, Senin (30/9/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut kembali membuka kesempatan bagi tenaga honorer untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran (TA) 2024.

Sebanyak 1.600 formasi tersedia, yang terdiri dari 600 formasi untuk tenaga pendidik, 88 formasi tenaga kesehatan, dan 912 formasi lainnya untuk tenaga teknis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut sekaligus Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda), Nurdin Yana, mendorong para Tenaga Honorer Kategori (THK) II untuk memanfaatkan peluang ini.

Menurut Nurdin, hasil seleksi tersebut kemungkinan akan menjadi pertimbangan dalam penetapan pegawai dengan status paruh waktu bagi mereka yang tidak lolos seleksi penuh.

Baca Juga :  Bey Machmudin Dorong Kolaborasi untuk Cegah Perundungan, Gunakan Aplikasi Sapawarga

“Kami mengimbau agar seluruh tenaga honorer berpartisipasi dalam seleksi ini. Meski ada ketidakpastian mengenai status tenaga paruh waktu, yang pasti adalah proses seleksi PPPK akan tetap berjalan sesuai prosedur,” ujar Nurdin usai memimpin rapat persiapan seleksi di Aula Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Garut, Senin (30/9/2024).

 

Nurdin juga mengingatkan bahwa seleksi akan dilakukan melalui Computer Assisted Test (CAT) sehingga para peserta harus mempersiapkan diri dengan baik.

Sementara itu, Sekretaris BKD Garut, Doni Adam Mochammad Ramdan, menegaskan sejumlah dokumen penting yang perlu dipersiapkan oleh calon peserta, seperti Kartu Keluarga, KTP, ijazah, dan dokumen lainnya sesuai dengan persyaratan.

Ia juga menyampaikan bahwa akun Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negeri (SSCASN) hanya bisa digunakan untuk satu jenis seleksi, sehingga peserta yang sudah terdaftar untuk CPNS tidak bisa mengikuti seleksi PPPK.

Baca Juga :  Menikmati Keindahan Alam Garut: Kunjungan Penjabat Bupati ke Curug Cihanyawar

Doni juga menekankan bahwa tenaga honorer yang tidak mengikuti seleksi berisiko terkena PHK.

Oleh karena itu, ia berharap semua tenaga Non-ASN yang terdaftar di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dapat berpartisipasi.

Pendaftaran seleksi PPPK TA 2024 akan dibuka mulai 1 Oktober hingga 20 Oktober 2024.

Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, seleksi kompetensi, dan seleksi teknis. Informasi lebih lanjut dapat diakses di situs web resmi Pemkab Garut atau BKD Garut. (Red).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Perkuat Kolaborasi dengan Kementan untuk Modernisasi Pertanian
Festival Kabarulem 2026 Jadi Upaya Pemkab Garut Rawat Budaya dan Gaya Hidup Sehat
Garut Diproyeksikan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Permanen, Kemensos Tinjau Kesiapan Lahan
Pemkab Garut Matangkan Kolaborasi untuk Dukung MBG dan Koperasi Merah Putih
Bupati Garut Resmikan Fun Run Fkominfo Uniga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Aktif
Dinsos Garut Perkuat Koordinasi dengan Kemensos, Sekolah Rakyat dan Social Center Masuki Tahap Persiapan
Pemkab Garut Tata Kawasan Jalan Pemda, PKL Akan Dipindahkan ke Area yang Lebih Aman
Garut Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Dorong Desa Tembus Pasar Ekspor
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:35 WIB

Garut Perkuat Kolaborasi dengan Kementan untuk Modernisasi Pertanian

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:32 WIB

Festival Kabarulem 2026 Jadi Upaya Pemkab Garut Rawat Budaya dan Gaya Hidup Sehat

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:08 WIB

Garut Diproyeksikan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Permanen, Kemensos Tinjau Kesiapan Lahan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:46 WIB

Bupati Garut Resmikan Fun Run Fkominfo Uniga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:15 WIB

Dinsos Garut Perkuat Koordinasi dengan Kemensos, Sekolah Rakyat dan Social Center Masuki Tahap Persiapan

Berita Terbaru