Pemerintah Kabupaten Garut Membahas Peran Penting Pajak dan Retribusi Daerah dalam FGD Ngorejat

- Jurnalis

Jumat, 19 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) Ngorejat dengan tema

Pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) Ngorejat dengan tema "Strategi Peningkatan Kapasitas Fiskal Daerah Kabupaten Garut", di Aula BAPPEDA Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (18/4/2024).

GARUT BERKABAR,  Tarogong Kidul – Dalam upaya meningkatkan pendapatan pajak daerah di Kabupaten Garut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, mengungkapkan bahwa kontribusi tertinggi berasal dari tiga sumber utama, yaitu Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Restoran, dan Pajak Penerangan Jalan.

 

 

Hal tersebut diungkapkan dalam acara Forum Group Discussion (FGD) Ngorejat dengan tema “Strategi Peningkatan Kapasitas Fiskal Daerah Kabupaten Garut”, yang diselenggarakan di Aula BAPPEDA Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Kamis (18/4/2024).

 

Sementara itu, dalam kontribusi peningkatan retribusi daerah, Didit menyebutkan bahwa Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga, serta Retribusi Pengawasan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi merupakan tiga kontributor utama.

Baca Juga :  Gotong Royong P3A SKB Mandiri Desa Sukabakti Bersihkan Saluran Air

 

Lebih lanjut, Didit memaparkan hasil Analisis Tipologi Klassen yang menunjukkan sektor pertanian sebagai sektor maju di Kabupaten Garut.

 

 

Dia juga mencatat sektor industri pengolahan, pengadaan listrik dan gas, serta konstruksi sebagai sektor yang berkembang.

 

Namun, beberapa sektor seperti pengadaan air, pengelolaan sampah, dan informasi dan komunikasi masih tergolong tertinggal.Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Teti Sarifeni, juga memberikan pandangannya mengenai isu-isu strategis yang mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Garut Kembangkan Infrastruktur Hijau, Pesantren Jadi Contoh Penerapan Lingkungan Berkelanjutan

 

Dia menyoroti pentingnya tata kelola yang baik dalam pengelolaan pajak daerah, retribusi daerah, serta pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.

 

Dalam konteks pengelolaan PAD, Teti menekankan perlunya meningkatkan akurasi data objek pajak dan memperbaiki sistem pengawasan dan pengendalian pemungutan serta pengumpulan pajak dan retribusi.Melalui FGD ini, diharapkan tercipta kerjasama yang lebih baik antar berbagai pihak terkait untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah Kabupaten Garut melalui peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan pajak, retribusi, dan sumber PAD lainnya. (HK)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RW 23 Griya Pamoyanan 3 Resmi Dilantik, Warga Kini Miliki Kepengurusan Definitif untuk Layanan Administrasi
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
Ketua DPRD Garut Dampingi Bupati Terima LHP BPK, Garut Pertahankan Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah
Monitoring MBG di Tarogong Kaler, Kecamatan Perkuat Pengawasan Demi Jaminan Kualitas Layanan Gizi
Pentas Kreativitas Siswa Sekolah Pelangi Warnai Pendopo Garut, Pemkab Dorong Pendidikan Berbasis Karakter
Bayi Laki-Laki Ditemukan Dalam Tas di Permukiman Warga Sukagalih, Polisi Lakukan Penyelidikan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:34 WIB

RW 23 Griya Pamoyanan 3 Resmi Dilantik, Warga Kini Miliki Kepengurusan Definitif untuk Layanan Administrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44 WIB

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:19 WIB

Monitoring MBG di Tarogong Kaler, Kecamatan Perkuat Pengawasan Demi Jaminan Kualitas Layanan Gizi

Berita Terbaru