Pemeliharaan Jalan di Kabupaten Garut: Fokus pada Program Zero Lubang

- Jurnalis

Rabu, 17 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, memberikan keterangan di kantornya, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Rabu (17/04/2024).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, memberikan keterangan di kantornya, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Rabu (17/04/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut terus berupaya keras untuk merawat jalan-jalan kabupaten yang vital.

 

 

(Para pekerja melakukan pemeliharaan rutin di beberapa ruas jalan, antara lain Raya Samarang-Kamojang, Wanaraja – Cipicung, Sukamerang – Cibatu, Sukapadang – Cikamiri, Simpang – Banjarsari Kec. Bayongbong, Salamanjah – Kadungora Kec. Kadungora.)

 

 

Hingga saat ini, mereka telah menangani sebanyak 23 ruas jalan dengan menggunakan beton dan hotmix untuk pemeliharaannya.

 

 

Agus Ismail, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, mengungkapkan bahwa pemeliharaan jalan dalam Anggaran Tahun 2024 mencakup total panjang jalan sebesar 86,12 kilometer dengan anggaran mencapai Rp3,8 Miliar.

 

Namun, realisasi pemeliharaan baru mencapai 23.58%.Meskipun terdapat keterbatasan anggaran, pihaknya tetap berkomitmen untuk meningkatkan program perbaikan jalan.

Baca Juga :  TPT Drainase Ambruk Diterjang Hujan Deras, Tiga Rumah dan Kolam Warga di Pasirwangi Rusak

 

 

Fokus utamanya adalah pada program zero lubang untuk menjaga kelancaran lalulintas dan keselamatan pengguna jalan.

 

Agis menjelaskan,”Meskipun mencapai target tersebut cukup berat, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi lubang-lubang yang dapat mengganggu lalulintas.” Menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah, mereka telah mengoptimalkan pemeliharaan jalan, terutama pada jalur mudik, jalur alternatif, dan jalur akses pariwisata, untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Program Pamsimas di Desa Sukabakti Berjalan Sangat Baik, Wujud Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

 

 

Namun, Agis mengakui bahwa masih banyak PR terkait jalan berlubang atau rusak. Faktor cuaca, terutama curah hujan tinggi, dapat mempercepat kerusakan jalan, selain dari faktor usia konstruksi, air, dan beban jalan.

 

Agis juga menyoroti pentingnya peran drainase terhadap masa pakai jalan. Ia mengajak semua pihak untuk turut serta dalam menjaga kebersihan dan fungsi drainase agar tidak tersumbat oleh sampah, yang dapat mengganggu kualitas dan keawetan jalan.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027
Wirahebat 2026 Catat Komitmen Investasi Rp20,7 Miliar, Pemkab Garut Perkuat Ekosistem Wirausaha
Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi Desa
Fuso Bermuatan Triplek Oleng di Cibatu, Polisi Bergerak Atasi Gangguan Lalu Lintas
Diduga Kuasai Senjata Tajam, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi di Leles
Aspirasi Petani Garut Soal Akses Lahan dan Regulasi Dibawa ke Meja Pemerintah
LIBAS Soroti Keluhan Warga soal Meter Listrik dan Biaya Pelayanan PLN Garut
Garut Perluas Deteksi TBC, 620 Lokus CKG Disiapkan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:37 WIB

Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 09:15 WIB

Wirahebat 2026 Catat Komitmen Investasi Rp20,7 Miliar, Pemkab Garut Perkuat Ekosistem Wirausaha

Jumat, 25 September 2026 - 18:15 WIB

Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi Desa

Jumat, 25 September 2026 - 13:18 WIB

Fuso Bermuatan Triplek Oleng di Cibatu, Polisi Bergerak Atasi Gangguan Lalu Lintas

Kamis, 24 September 2026 - 19:33 WIB

Aspirasi Petani Garut Soal Akses Lahan dan Regulasi Dibawa ke Meja Pemerintah

Berita Terbaru