Pelatihan Digital Marketing di Garut Dapat Sambutan Hangat dari Masyarakat

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih dari 50 peserta mengikuti Pelaksanaan pelatihan digital marketing di Rumah Konten Basajan Akademi, Jalan Talaga Bodas, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Selasa (25/2/2025). Dengan pelatihan ini diharapkan para pelaku usaha dapat lebih siap menghadapi persaingan di era digital dan meningkatkan perekonomian daerah.

GARUT BERKABAR, Wanaraja – Rumah Konten Basajan Akademi kembali menggelar pelatihan digital marketing bagi warga Garut, bekerja sama dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Pelatihan yang berlangsung di Jalan Talaga Bodas, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, pada Selasa (25/2/2025), diikuti lebih dari 50 peserta dari berbagai kecamatan.

Menurut Owner Rumah Konten Basajan Akademi, Cecep Ernanto, pelatihan bertajuk Ngonten Cuanable ini awalnya hanya dibuka untuk 50 peserta. Namun, tingginya antusiasme masyarakat membuat jumlah peserta bertambah, mencakup berbagai wilayah seperti Wanaraja dan Cilawu.

Baca Juga :  Pj. Bupati Garut Pastikan Layanan Kesehatan Gratis di Puskesmas Kadungora Berjalan Optimal

Selama pelatihan, peserta dibimbing untuk menguasai strategi pemasaran digital di tiga platform utama: TikTok, Shopee, dan Lazada. Ketiga marketplace ini dinilai efektif bagi pelaku usaha kecil hingga individu dalam mengembangkan bisnis mereka.

Selain program pelatihan, Rumah Konten Basajan Akademi juga telah mempekerjakan 18 orang sebagai host live serta delapan peserta magang yang sedang menjalani pelatihan selama dua minggu. Menjelang Ramadan, jam tayang live streaming ditambah untuk mengakomodasi peningkatan aktivitas belanja online.

“Kami mengelola 18 kategori produk, termasuk makanan dan minuman, pertanian, fashion, perlengkapan muslim, produk kecantikan, hingga herbal,” ungkap Cecep. Ia berharap Rumah Konten Basajan dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran digital marketing di Kabupaten Garut, bahkan menjadi Kampung Digital Marketing.

Pemerintah Dukung Transformasi Digital bagi UMKM

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Margiyanto, mengapresiasi inisiatif ini sebagai upaya memperkuat pemasaran digital bagi UMKM.

Baca Juga :  Penjabat Bupati Garut Ajukan Relokasi Warga Demi Keamanan

“Kegiatan ini harus terus dikembangkan untuk meningkatkan daya saing daerah dan memperkuat perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Margiyanto juga telah berdiskusi dengan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Garut, Yusuf Musyaffa, agar pengembangan digital marketing masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Yusuf Musyaffa menambahkan bahwa banyak pelaku UMKM di Garut masih menghadapi kendala dalam pemasaran. Dengan adanya Rumah Konten Basajan, mereka mendapatkan solusi yang membantu memasarkan produk secara lebih luas.

“Kami berharap edukasi digital marketing ini semakin berkembang, dan pemerintah daerah bisa memberikan dukungan lebih besar agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat,” katanya.

Ia juga mengusulkan pemanfaatan tempat-tempat yang tidak terpakai sebagai pusat pelatihan digital marketing berskala kabupaten.

“Dengan adanya fasilitas yang lebih besar, Garut bisa memiliki pusat digital marketing yang lebih luas cakupannya,” tambahnya.

Dengan berkembangnya ekosistem digital marketing di Kabupaten Garut, diharapkan para pelaku usaha semakin siap menghadapi persaingan di era digital dan mampu meningkatkan perekonomian daerah.(Rz).

Sumber : (Diskominfo Kab. Garut).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata
Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44 WIB

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Berita Terbaru