Pasirwangi Miliki Kampung Siaga Bencana Baru, 150 Relawan Resmi Dilantik

- Jurnalis

Senin, 16 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel penutupan program pembentukan Kampung Siaga Bencana di Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu (15/12/2024).

GARUT BERKABAR, Pasirwangi – Sebanyak 150 kader relawan resmi dilantik sebagai bagian dari Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. Pelantikan ini dilakukan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Didit Fajar Putradi, di Lapang Sepakbola Desa Barusari pada Minggu (15/12/2024).

Acara ini menandai penutupan program pembentukan KSB yang digelar sejak 13 hingga 14 Desember 2024. Selama program berlangsung, para relawan menerima pelatihan intensif dari tim Tagana Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Baca Juga :  Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama Global dengan IPB dan AIC untuk Kembangkan Industri Kulit

Pada momen tersebut, Kemensos juga menyerahkan bantuan senilai lebih dari Rp572 juta. Bantuan tersebut berupa perlengkapan kesiapsiagaan bencana seperti tenda, tandu, tikar, dan alat masak, yang diserahkan langsung kepada Pemkab Garut dan perwakilan relawan KSB.

Perluasan Kampung Siaga Bencana di Garut
Dengan pembentukan KSB di Pasirwangi, kini Kabupaten Garut memiliki total 11 Kampung Siaga Bencana di 11 desa. Selain itu, Kabupaten Garut juga telah membangun 73 Desa Tangguh Bencana melalui pembinaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Hijau, Menteri Kehutanan Tinjau Pengolahan Kopi Agroforestri di Garut

“Kita perlu meningkatkan sinergi antar berbagai elemen di lapangan. Suatu saat, mungkin kita bisa menggelar apel gabungan lintas kader di tingkat kecamatan untuk memperkuat koordinasi,” ujar Didit Fajar Putradi dalam keterangannya, Minggu (15/12/2024).

Diharapkan, keberadaan KSB ini mampu meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana di wilayah Garut, yang dikenal sebagai salah satu daerah rawan bencana.(Red)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau Jalur Mudik Garut, Menhub dan Gubernur Jabar Salurkan Bantuan untuk Kusir Delman dan Penarik Becak
Program Rumaksa Manjang Waluya Hidupkan Ekonomi Desa Mekarsari, Pejabat Pemkab Garut Menginap di Rumah Warga
Respons Aduan Warga Soal LPG, Wabup Garut Sidak Stok dan Harga di Pasar Andir
Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik
Pemkab Garut Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
Pembinaan BUMD di Garut, Bupati Dorong Keseimbangan Pelayanan Publik dan Kinerja Keuangan
RKPM Perumda Tirta Intan, Bupati Garut Soroti Pentingnya Kepatuhan Aturan dan Transparansi Pengelolaan THR
Bupati Garut Minta Program MBG Libatkan Produk Lokal dan Perkuat Dampak Ekonomi Daerah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:35 WIB

Tinjau Jalur Mudik Garut, Menhub dan Gubernur Jabar Salurkan Bantuan untuk Kusir Delman dan Penarik Becak

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:39 WIB

Program Rumaksa Manjang Waluya Hidupkan Ekonomi Desa Mekarsari, Pejabat Pemkab Garut Menginap di Rumah Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:28 WIB

Respons Aduan Warga Soal LPG, Wabup Garut Sidak Stok dan Harga di Pasar Andir

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:33 WIB

Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Garut Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru