
GARUT BERKABAR, Garut Kota – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meresmikan pembukaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut Tahun 2025 di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kamis (20/3/2025).
Dalam sambutannya, Syakur menegaskan pentingnya demokrasi dalam pemilihan Ketua KONI Kabupaten Garut. Ia meminta panitia memastikan proses pemilihan berjalan sesuai aturan, dengan pendampingan dari KONI Jawa Barat.
“Saya serahkan pada panitia, yang penting sesuai dengan ketentuan berlaku. Karena itu, kita didampingi KONI Jawa Barat baik kemarin maupun hari ini,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati juga mengingatkan bahwa KONI bukan milik kelompok tertentu, melainkan wadah bersama bagi seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk bersatu dalam memajukan olahraga di Garut.
“Harus melibatkan semua elemen, tanpa memandang gender, profesi, atau latar belakang politik. Kita fokus pada semangat yang sama untuk memajukan olahraga,” katanya.
Fokus pada Pembinaan Atlet dan Babak Kualifikasi
Syakur meminta KONI Garut untuk mempersiapkan babak kualifikasi dengan baik guna menjaring atlet potensial. Ia menekankan bahwa atlet berbakat bisa lahir dari berbagai cabang olahraga serta Komite Olahraga Kecamatan (KOK).
“Kolaborasi ini diharapkan mampu mencetak atlet potensial yang bisa meraih prestasi terbaik,” tambahnya.
KONI Garut Siap Hadapi Tantangan Baru
Plt. Ketua KONI Kabupaten Garut, Budi Rahadian, menegaskan pentingnya membangun organisasi yang sehat dan kompetitif agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
“KONI Garut harus mengikuti dinamika perkembangan olahraga yang semakin kompetitif. Karena itu, kami menggelar Rakerkab yang dilanjutkan dengan Musorkab ini,” ujarnya.
Ia berharap forum ini bisa membentuk organisasi yang solid untuk menjawab tantangan ke depan demi kemajuan olahraga Garut.
Integrasi Sport Science dan Sport Tourism
Selain prestasi, Budi menekankan pentingnya sinergi olahraga dengan sektor lain seperti pariwisata (sport tourism) serta penerapan sport science.
“Kemajuan olahraga bukan hanya diukur dari perolehan medali, tetapi juga bagaimana olahraga bisa bersinergi dengan sektor lain, termasuk pariwisata,” pungkasnya.(Rsm).
Penulis : Admin
Editor : Rizkq
Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut