
GARUT BERKABAR, Garut Kota – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, secara resmi mengukuhkan perpanjangan masa jabatan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Garut untuk periode 2024. Pengukuhan ini dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, pada Senin (28/10/2024), dengan disertai penyerahan Surat Keputusan terkait perpanjangan jabatan.
Perpanjangan masa jabatan ini merujuk pada ketentuan Pasal 56 Ayat 2 dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024, yang mengatur perubahan masa jabatan BPD dari enam menjadi delapan tahun. Dalam sambutannya, Barnas Adjidin menekankan pentingnya kerjasama antara kepala desa dan BPD dalam menghadapi berbagai tantangan di tingkat desa.
“Kerjasama antara kepala desa dan BPD harus seiring seirama, seperti dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan. Ketika kepala desa melangkah ke depan, BPD harus mengikuti, demikian pula sebaliknya. Dengan sinergi yang baik dan visi yang sama, saya yakin desa akan semakin maju,” tutur Barnas.
Ia juga mengajak seluruh kepala desa dan anggota BPD untuk bekerja bersama, mengingat Kabupaten Garut memiliki 421 desa dengan karakteristik yang beragam. Tanggung jawab atas kemajuan desa, menurut Barnas, bukan hanya di tangan BPD atau kepala desa, tetapi juga seluruh elemen masyarakat desa.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Wawan Nurdin, menyampaikan bahwa perpanjangan jabatan tersebut mencakup 2.255 anggota BPD dari seluruh Kabupaten Garut, sesuai dengan amanat UU Desa. Meskipun acara hanya dihadiri perwakilan dari 421 desa, seluruh anggota BPD di Kabupaten Garut akan menjalani perpanjangan masa jabatan ini.
Wawan menegaskan bahwa BPD berperan strategis dalam pemerintahan desa, terutama sebagai penyambung aspirasi masyarakat. Dengan adanya BPD, diharapkan kebijakan desa dapat lebih partisipatif, transparan, dan akuntabel.
“Perpanjangan masa jabatan ini diharapkan dapat meningkatkan dedikasi anggota BPD dalam melayani masyarakat serta memperkuat sinergi dengan aparatur desa, demi keberhasilan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Wawan.
Ia juga menyoroti pentingnya peran BPD dalam mendukung perekonomian desa melalui pengembangan BUMDes, yang bertujuan meningkatkan pendapatan asli desa dan kesejahteraan warga.(DK).