Kadinkes Garut,Dr.Leli Yuliani : Penurunan Stunting Signifikan, Fokus Pada Pencegahan Kasus Baru

- Jurnalis

Selasa, 1 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR,Tarogong Kidul – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Garut, Dr. Leli Yuliani, M.M., menyampaikan kabar gembira terkait penurunan angka stunting di Kabupaten Garut. Pada Selasa (1 Oktober 2024), Dr. Leli mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Garut mengalami penurunan signifikan, dan pihaknya kini berfokus pada pencegahan kasus stunting baru.

Hal tersebut dikatakan nya pada saat diwawancarai awak media di lapangan Setda Garut, dalam wawancara tersebut Dr. Leli menjelaskan bahwa berdasarkan pengukuran serempak terhadap 100% balita di Kabupaten Garut pada bulan Juni lalu, angka prevalensi stunting tercatat sebesar 11,39%. Angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 15%.

“Alhamdulillah, angka stunting di Garut berhasil turun dari 15% menjadi 11,39%. Ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak dalam melakukan intervensi pencegahan stunting. Namun, pekerjaan belum selesai. Kami sekarang fokus untuk mencegah munculnya kasus stunting baru, baik pada bayi yang akan lahir maupun balita yang sudah ada saat ini,” ujar Dr. Leli.

Ia juga menekankan pentingnya intervensi dini, mulai dari masa remaja putri yang nantinya akan menjadi calon ibu. “Kami terus mendorong remaja putri untuk rutin mengonsumsi tablet tambah darah dan menjaga pola makan bergizi seimbang. Ini bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa mereka siap secara fisik dan gizi ketika nanti menjadi ibu, sehingga anak-anak yang dilahirkan dapat tumbuh sehat dan terhindar dari stunting,” tambahnya.

Selain itu, Dr. Leli menyebutkan bahwa kerentanan terhadap stunting tersebar di beberapa wilayah di Garut, terutama di daerah perkotaan dan utara, di mana jumlah penduduk cukup tinggi. Upaya pencegahan di daerah-daerah tersebut akan terus diperkuat melalui berbagai program kesehatan dan edukasi.

Dengan adanya penurunan angka stunting yang cukup signifikan ini, Dr. Leli berharap tren positif ini dapat terus berlanjut, sehingga ke depannya Kabupaten Garut bisa mencapai target zero stunting. “Kami akan terus berusaha, dan mudah-mudahan angka stunting di Garut bisa semakin menurun hingga mencapai target yang kami inginkan, yaitu zero stunting,” pungkasnya. (Vik)
Baca Juga :  Bawaslu Garut Intensifkan Pengawasan Kampanye, Fokus Pada Penyebaran Pesan WhatsApp
Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Perkuat Kompetensi Pencari Kerja Lewat Pelatihan Vokasi
Bupati Garut Bahas Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun untuk Dongkrak Ekonomi Selatan
Garut Kembangkan Sistem Kesehatan Terintegrasi Melalui DED Fase Kedua
Pemkab Garut Dorong Penataan Jaringan Telekomunikasi, APJATEL Jabar Siap Perapihan Kabel hingga Program Ducting
Bupati Garut Resmikan Kejurda Voli U-18 Jabar, Tekankan Sport Tourism dan Jaminan BPJS bagi Atlet
Pemkab Garut Perkuat Jaminan Sosial Petani, 4.400 Polis Asuransi Mikro Dibagikan
Mobil Grand Livina Tabrak Warung Nasi Goreng di Ciledug, Satu Orang Meninggal Dunia
Manasik Haji 2026 Resmi Dibuka, Bupati Garut Dorong Pelayanan Inklusif bagi Lansia, Disabilitas, dan Perempuan
Berita ini 8 kali dibaca