Kabupaten Garut Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara 2023: Wujud Kabupaten Sehat dan Mandiri

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asda Pemkesra Setda Kabupaten Garut, Bambang Hafid, menerima simbolis penghargaan Swasti Saba Wistara Tingkat Provinsi Jawa Barat dalam ajang Penilaian Kabupaten/Kota Sehat 2024 di Aula Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (10/12/2024).

GARUT BERKABAR, KOTA BANDUNG – Kabupaten Garut kembali mengukir prestasi membanggakan di bidang kesehatan dengan meraih Penghargaan Swasti Saba Wistara pada Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2023 tingkat Provinsi Jawa Barat. Penghargaan ini diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Garut, Bambang Hafidz, yang diserahkan langsung oleh Plh. Asisten Pemkesra Setda Provinsi Jawa Barat, Dodo Suhendar, di Hotel Puri Katulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (10/12/2024).

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Gubernur Jawa Barat kepada kabupaten/kota yang berhasil meraih penghargaan nasional berupa Swasti Saba Padapa, Wiwerdha, dan Swasti Saba Wistara pada tahun 2023. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata atas komitmen Kabupaten Garut dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni.

Baca Juga :  Bupati Garut Tekankan Toleransi dan Kesiapsiagaan Bencana dalam Safari Ramadan 1446 H

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Tri Cahyo Nugroho, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia mengungkapkan bahwa hampir seluruh tatanan yang dinilai di Kabupaten Garut telah memperoleh skor di atas 90. Meski begitu, beberapa regulasi masih perlu dilengkapi untuk memastikan keberlanjutan program ini.

“Kesinambungan implementasi dari sembilan tatanan ini harus terus menjadi pedoman, agar kehidupan sehat dan mandiri di Kabupaten Garut dapat terus terwujud,” ujar dr. Tri.

Sembilan tatanan yang menjadi acuan dalam penilaian meliputi:

1. Kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri

2. Permukiman dan fasilitas umum

Baca Juga :  Meninjau Ulang Kerja Sama Sampah Bandung-Garut: Pemkab Garut Utamakan Kepentingan Lokal dan Keberlanjutan

3. Pendidikan

4. Pasar

5. Pariwisata

6. Transportasi dan tertib lalu lintas

7. Perkantoran dan industri

8. Perlindungan sosial

9. Penjagaan dan penanganan bencana

Keberhasilan ini juga didukung oleh status Kabupaten Garut sebagai Open Defecation Free (ODF) 100 persen serta keberadaan forum-forum pendukung seperti Forum Kabupaten Sehat dan Pokja Desa Sehat. Program inovatif seperti Germas, Harum Madu, dan pengolahan limbah rumah tangga melalui maggot turut berkontribusi signifikan.

Sekretaris Forum Kabupaten Garut Sehat (FKGS), Risan Sugiyasin, menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam pencapaian ini. “Ke depan, kami akan terus memperkuat kelembagaan dan memastikan implementasi sembilan tatanan berjalan optimal. Insyaallah, tahun 2025, kami siap meraih Swasti Saba Wistara Paripurna,” ungkapnya.

Penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan kondisi hidup yang sehat, aman, serta nyaman. Dengan langkah ini, Kabupaten Garut optimistis menjadi pelopor dalam menciptakan masyarakat yang sehat, bugar, dan produktif.(Akbar)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Permanen di Banjarwangi
Disdukcapil Garut Hadirkan Layanan Adminduk untuk Difabel, Jemput Bola hingga ke Panti Sosial
Wabup Garut Turun Tangan Tertibkan PKL di Kawasan Pemda, Fokus pada Penataan dan Kenyamanan Publik
Bupati Garut Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Kemandirian Masyarakat
Bupati Garut Lepas Jemaah Haji Kloter 22, Ingatkan Pentingnya Kekhusyukan dan Kesehatan Selama Ibadah
Ketua DPRD Garut Dampingi Bupati pada Hardiknas 2026, Dorong Akses dan Mutu Pendidikan Lebih Merata
Bupati Garut Kukuhkan 5 Kades PAW, Dorong Pelayanan Optimal dan Pengelolaan Keuangan Akuntabel
Bupati Garut Dorong Sinergi Desa, Rakor APDESI Jadi Penguat Tata Kelola Pemerintahan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:40 WIB

Bupati Garut Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Permanen di Banjarwangi

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:01 WIB

Disdukcapil Garut Hadirkan Layanan Adminduk untuk Difabel, Jemput Bola hingga ke Panti Sosial

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:27 WIB

Wabup Garut Turun Tangan Tertibkan PKL di Kawasan Pemda, Fokus pada Penataan dan Kenyamanan Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:34 WIB

Bupati Garut Lepas Jemaah Haji Kloter 22, Ingatkan Pentingnya Kekhusyukan dan Kesehatan Selama Ibadah

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:29 WIB

Ketua DPRD Garut Dampingi Bupati pada Hardiknas 2026, Dorong Akses dan Mutu Pendidikan Lebih Merata

Berita Terbaru