GEMMAS, Inisiatif Dewan Pendidikan Garut untuk Tingkatkan Partisipasi Sekolah

- Jurnalis

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Live Talkshow FOKUS Vol.44 bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Garut di Studio UPT Penyiaran Diskominfo Garut, Senin (10/6/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Dewan Pendidikan Kabupaten Garut memperkenalkan program inovatif, Gerakan Masyarakat Masuk Satuan Pendidikan (GEMMAS), yang bertujuan meningkatkan jumlah siswa di Kabupaten Garut. Program ini telah disosialisasikan sejak 6 Mei 2024.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Garut, Maman Rusmana, menjelaskan bahwa sosialisasi program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk camat se-Kabupaten Garut, Korwil Pendidikan kecamatan, serta organisasi masyarakat seperti MUI, PKK, dan instansi terkait pendidikan.

GEMMAS lahir dari model partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pendidikan di lima kecamatan.

Baca Juga :  Polsek Banyuresmi Tindak Pengguna Knalpot Bising Dalan Operasi Patuh Lodaya 2024

Program ini dikelola oleh organisasi masyarakat di tingkat desa, dengan Dewan Pendidikan berperan dalam sosialisasi.

“Program ini dilaksanakan oleh organisasi masyarakat di tingkat desa seperti majelis taklim, sementara kami hanya melakukan sosialisasi,” ujar Maman setelah mengisi Live Talkshow FOKUS Vol.

44 di Studio UPT Penyiaran Diskominfo Garut, Senin (10/6/2024).Sosialisasi GEMMAS dilakukan di 42 kecamatan dalam 9 wilayah, melibatkan kepala desa, camat, dan organisasi lainnya di tingkat kecamatan. Dewan Pendidikan akan memantau pelaksanaan program ini untuk evaluasi ke depan.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Tekankan Kolaborasi Eksekutif dan Legislatif di Rapat Paripurna DPRD

Dengan GEMMAS, diharapkan Indeks Pendidikan Kabupaten Garut meningkat, yang akan berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Maman berharap program ini berlanjut dan ditindaklanjuti oleh instansi terkait di pemerintah daerah.

Dia juga mengusulkan kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mendata peserta didik yang bersekolah di luar Kabupaten Garut.

“Banyak peserta didik yang sekolah di luar Kabupaten Garut, sehingga pencatatan di Dukcapil penting untuk mendata mereka,” pungkasnya.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Garut Pulihkan Kerugian Negara Lebih dari Rp1,5 Miliar, Pemkab Apresiasi Kinerja Penegakan Hukum
783 Personel Kontingen Garut Siap Tempur di Porprov Jabar XV 2026, Bupati Tekankan Semangat Juara
Berangkat Sekolah, Bocah 12 Tahun Jadi Korban Curas di Leuwigoong, Polisi Buru Pelaku Lainnya
Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Wabup Putri Karlina Ajak ASN dan Warga Garut Ubah Pola Pengelolaan Sampah dari Sumbernya
Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah
Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan
Perempuan 37 Tahun Tewas Tertemper KA Turangga di Kadungora, Polisi Lakukan Evakuasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Kejari Garut Pulihkan Kerugian Negara Lebih dari Rp1,5 Miliar, Pemkab Apresiasi Kinerja Penegakan Hukum

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:15 WIB

783 Personel Kontingen Garut Siap Tempur di Porprov Jabar XV 2026, Bupati Tekankan Semangat Juara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Berangkat Sekolah, Bocah 12 Tahun Jadi Korban Curas di Leuwigoong, Polisi Buru Pelaku Lainnya

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Wabup Putri Karlina Ajak ASN dan Warga Garut Ubah Pola Pengelolaan Sampah dari Sumbernya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah

Berita Terbaru