Garut Mantapkan Langkah Menuju Predikat Kabupaten Sehat, Fokus Perbaiki Indikator Pendidikan dan Kesehatan Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Verifikasi Lanjutan Penghargaan Swasti Saba Kota/Kabupaten Sehat (KKS) 2025 secara daring melalui ZOOM, bertempat di Ruang Rapat Bappeda Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (14/8/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Kamis (14/8/2025), Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, memimpin partisipasi daerah dalam Verifikasi Lanjutan Penghargaan Swasti Saba Kota/Kabupaten Sehat (KKS) 2025 secara daring melalui Zoom di Ruang Rapat Bappeda Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul.

Baca Juga :  Pemkab dan DPRD Garut Respons Aspirasi APDESI, Bentuk Tim Khusus Kawal Kebijakan Desa

Nurdin menegaskan, penghargaan Swasti Saba bukan sekadar gelar, melainkan bentuk pengakuan atas keseriusan daerah dalam membangun ekosistem kesehatan terpadu.
“Kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat melalui program yang benar-benar menjawab kebutuhan warga,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Kesehatan Garut, Leli Yuliani, mengungkapkan masih adanya pekerjaan rumah pada beberapa indikator, khususnya di bidang pendidikan. Kekurangan tersebut mencakup daya dukung sekolah dan madrasah, yang akan diperkuat melalui kerja sama dengan Kementerian Agama. Selain itu, indikator keberadaan tim pembina UKSM di tingkat kecamatan dan kabupaten juga tengah disiapkan rencana kerjanya, termasuk melengkapi data skrining kesehatan di sekolah/madrasah.

Baca Juga :  Kemeriahan Terminal Guntur Garut: Ribuan Warga Manfaatkan Layanan Publik dan Bazar UMKM

Menurut Leli, keberhasilan Garut menuju predikat Kabupaten Sehat sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat.

“Mewujudkan kota sehat tidak bisa dikerjakan sendiri. Sinergi menjadi kunci untuk menjadikan Garut sehat dan berdaya saing,” tegasnya.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah
Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan
Bupati Garut Dorong Pembenahan TPA Pasir Bajing, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah
Hadapi Berbagai Musibah, Pemkab Garut Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Introspeksi Diri
Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia Digelar di Garut, Wamendikdasmen Soroti Mutu dan Partisipasi Publik
Pemkab Garut Benahi TPA Pasir Bajing, Pemadaman Kebakaran Jadi Prioritas
Tokoh Lintas Agama di Garut Satukan Komitmen, Isu SARA dan Politik Identitas Jadi Sorotan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Bupati Garut Dorong Pembenahan TPA Pasir Bajing, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Hadapi Berbagai Musibah, Pemkab Garut Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Introspeksi Diri

Berita Terbaru