Garut Dukung Pemecahan Rekor MURI ASN Pakai Sarung Tenun

- Jurnalis

Kamis, 21 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda memberikan pengarahan dalam Penyusunan Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Terpadu atau _Integrated Area Development_ (IAD) berbasis Perhutanan Sosial, di Aula Cimanuk Kantor Cabang Dinas Kehutanan wilayah V, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (19/11/2024).

Sekda memberikan pengarahan dalam Penyusunan Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Terpadu atau _Integrated Area Development_ (IAD) berbasis Perhutanan Sosial, di Aula Cimanuk Kantor Cabang Dinas Kehutanan wilayah V, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (19/11/2024).

GARUT BERKABAR – Pemerintah Kabupaten Garut menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan penguatan produk unggulan dengan berpartisipasi dalam pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori pemakaian sarung tenun oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) terbanyak pada 2024.

 

Komitmen ini dituangkan melalui Surat Edaran Nomor 500.2.2/4789/DISPERINDAGESDM, yang merupakan tindak lanjut dari instruksi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 163/KB.03.03.01/PEREK. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), sekaligus sebagai upaya mempromosikan kain sarung Majalaya, salah satu produk lokal unggulan Jawa Barat.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Dorong Kerjasama Sukseskan Program PKK dalam Rechecking Lomba Tingkat Provinsi Jawa Barat di Desa Wanajaya

Rencana pemecahan rekor ini melibatkan 30 ribu peserta dari berbagai instansi, termasuk ASN di lingkungan Pemprov Jabar, kabupaten/kota se-Jawa Barat, Kementerian Pertahanan, Bank Indonesia Jawa Barat, dan Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Barat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, melalui Surat Edaran, mengimbau seluruh kepala SKPD untuk aktif berpartisipasi. Pemecahan rekor ini dijadwalkan berlangsung secara daring pada Jumat, 22 November 2024, di lingkungan kantor masing-masing.

Baca Juga :  Garut Bidik Peringkat Madya dalam Penilaian Kabupaten Layak Anak

“ASN diminta mengenakan sarung tenun dan mengikuti kegiatan ini dengan formasi serta koreografi bertema BBI di lokasi masing-masing. Selain itu, setiap kantor diwajibkan memasang banner sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar Nurdin.

Partisipasi Kabupaten Garut dalam kegiatan ini tidak hanya untuk mendukung pencapaian rekor MURI, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mempromosikan produk lokal Jawa Barat ke tingkat nasional dan internasional. (Taufik)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum Kartini, Pemkab Garut Ajak Perempuan Jadi Agen Perubahan di Era Digital
Aspirasi Relawan Kebersihan Menguat, Komisi I DPRD Garut Dorong Kepastian Status dan Perlindungan Kerja
Aspirasi Honorer Menguat, DPRD Garut Dorong Solusi Kepastian Status dan Kesejahteraan
Sekda Garut Dorong Percepatan Kinerja SKPD, Tekankan Program Harus Berdampak Nyata
Rakor GTRA 2026, Bupati Garut Dorong Reforma Agraria Berbasis Keadilan dan Produktivitas Lahan
Penguatan Karakter Jadi Prioritas, Bupati Garut Dorong Optimalisasi Peran Pramuka
Pemkab Garut Perkuat Kompetensi Pencari Kerja Lewat Pelatihan Vokasi
Bupati Garut Bahas Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun untuk Dongkrak Ekonomi Selatan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 23:10 WIB

Momentum Kartini, Pemkab Garut Ajak Perempuan Jadi Agen Perubahan di Era Digital

Selasa, 21 April 2026 - 10:20 WIB

Aspirasi Relawan Kebersihan Menguat, Komisi I DPRD Garut Dorong Kepastian Status dan Perlindungan Kerja

Selasa, 21 April 2026 - 09:58 WIB

Aspirasi Honorer Menguat, DPRD Garut Dorong Solusi Kepastian Status dan Kesejahteraan

Senin, 20 April 2026 - 16:11 WIB

Sekda Garut Dorong Percepatan Kinerja SKPD, Tekankan Program Harus Berdampak Nyata

Kamis, 16 April 2026 - 22:33 WIB

Rakor GTRA 2026, Bupati Garut Dorong Reforma Agraria Berbasis Keadilan dan Produktivitas Lahan

Berita Terbaru