FKUB Garut Gelar Dialog Kebangsaan, Dorong Guru dan Pemuda Jadi Motor Kerukunan

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dialog Strategis FKUB Garut tentang peran generasi muda dan masyarakat dalam menjaga kerukunan umat beragama berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Tarogong Kidul, Selasa (26/8/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut menggelar Dialog Strategis Membangun Kondusifitas Umat Beragama dengan fokus pada peran generasi muda dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Selasa (26/8/2025).

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr. Maskut Farid, menyampaikan bahwa forum ini diharapkan dapat memperkuat suasana keagamaan yang selama ini sudah terjaga dengan baik di Garut.
“Kita ingin kondisi yang sudah kondusif ini bisa terus ditingkatkan. Melalui dialog semacam ini, diharapkan pemuda menjadi garda terdepan dalam menciptakan kerukunan,” ujarnya.

Baca Juga :  Semarak Hari Disabilitas Internasional 2024: Yesi Endah Sundasari Dorong Pengembangan Potensi Diri

Maskut menambahkan, dominasi peserta dari kalangan guru SMA, SMK, hingga pesantren menjadi langkah strategis agar nilai-nilai toleransi dapat disalurkan langsung kepada siswa di sekolah. “Guru punya peran penting dalam menyampaikan ajaran agama yang utuh, sehingga generasi muda bisa memahami kehidupan beragama yang harmonis dalam masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Seni Tradisional sebagai Media Edukasi : Kemkomdigi RI Kampanyekan Bahaya Judi Online Lewat Wayang Golek

Ketua FKUB Kabupaten Garut, Maman Suryaman, menegaskan bahwa menjaga kerukunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga kesadaran bersama masyarakat. “FKUB adalah wadah untuk merawat kebersamaan antarumat beragama. Kondusifitas harus tumbuh dari kesadaran guru dan pemuda di sekolah maupun di lingkungannya,” kata Maman.

Ia juga mendorong pemuda agar aktif menjadi pelopor komunikasi lintas iman dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan pesan perdamaian. “Kerukunan itu perlu dijaga, dirawat, dan diperjuangkan. Dengan dialog seperti ini kita berharap lahir komitmen bersama menjaga Garut tetap damai dan harmonis,” pungkasnya.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Kemanusiaan Ramadan, Garuters 2026 Ajak Warga Garut Peduli Palestina
Antisipasi Kepadatan Arus Lebaran, Kusir Delman dan Tukang Becak di Garut Terima Kompensasi Rp1,4 Juta
Program Rumaksa Manjang Waluya Hidupkan Ekonomi Desa Mekarsari, Pejabat Pemkab Garut Menginap di Rumah Warga
Ratusan Pelajar dan Warga Garut Terima Kacamata Gratis, Hasil Kolaborasi TP PKK dan Lions Club
Bupati Garut Tinjau Ramffest 2026, Dorong Garut Plaza Kembali Bergairah Lewat Event Kreatif
Hijaukan Neglasari di HPSN 2026, Camat Bayongbong Ajak Warga Peduli Sampah dan Lingkungan
Semarak Cap Go Meh 2026 di Garut, Bupati Syakur Tekankan Pentingnya Harmoni dalam Kebhinekaan
Polsek Leuwigoong Intensifkan Gatur Pagi, Kawal Aktivitas Pelajar dan Pengguna Jalan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:45 WIB

Aksi Kemanusiaan Ramadan, Garuters 2026 Ajak Warga Garut Peduli Palestina

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:59 WIB

Antisipasi Kepadatan Arus Lebaran, Kusir Delman dan Tukang Becak di Garut Terima Kompensasi Rp1,4 Juta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:39 WIB

Program Rumaksa Manjang Waluya Hidupkan Ekonomi Desa Mekarsari, Pejabat Pemkab Garut Menginap di Rumah Warga

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:42 WIB

Ratusan Pelajar dan Warga Garut Terima Kacamata Gratis, Hasil Kolaborasi TP PKK dan Lions Club

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:57 WIB

Bupati Garut Tinjau Ramffest 2026, Dorong Garut Plaza Kembali Bergairah Lewat Event Kreatif

Berita Terbaru