Festival Bahasa Ibu 2024: Langkah Nyata Pelestarian Bahasa Sunda di Garut

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024 di Hotel Harmoni Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (3/12/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, secara resmi membuka Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024. Acara bergengsi ini dilaksanakan di Hotel Harmoni Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, pada Selasa (3/12/2024).

Dalam sambutannya, Barnas menyampaikan rasa terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Garut sebagai tuan rumah. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pelestarian bahasa daerah, terutama Bahasa Sunda, melalui berbagai langkah strategis.

“Kami sebagai tuan rumah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada peserta. Semoga tujuan dari FTBI ini tercapai dan menjadi dasar untuk membangun budaya berbahasa serta menghargai bahasa ibu,” ujar Barnas.

Baca Juga :  Resonansi Pemuda Negarawan: Pemuda Muhammadiyah Garut Gelar Baitul Arqam Dasar

Ia juga menekankan pentingnya regulasi yang mendukung pelestarian bahasa ibu dengan memperhatikan aspek seperti pengembangan sumber daya manusia, peningkatan literasi, penyediaan anggaran, dan peran media dalam mempromosikan nilai Bahasa Sunda.

Melalui festival ini, Barnas berharap dapat tercipta rekomendasi yang konkret untuk kebijakan pelestarian bahasa daerah dan mendorong aksi nyata di masa depan.

FTBI sebagai Upaya Strategis Revitalisasi Bahasa Daerah

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Herawati, mengungkapkan bahwa FTBI 2024 merupakan bagian dari program revitalisasi bahasa daerah dalam rangka Merdeka Belajar Episode 17.

Kegiatan ini diikuti oleh 756 peserta dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, terdiri atas 378 siswa SD/sederajat dan 378 siswa SMP/sederajat.

Peserta akan berkompetisi dalam tujuh cabang lomba: Nembang Pupuh, Biantara, Ngarang Carpon, Baca jeung Nulis Aksara Sunda, Borangan, Maca Sajak, dan Ngadongeng.

“FTBI ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta terhadap Bahasa Sunda di kalangan generasi muda. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Garut yang memungkinkan kegiatan ini terselenggara dengan baik,” kata Herawati.

Baca Juga :  Pemprov Jabar dan Pemkab Garut Perkuat Kolaborasi Bersama 'Aisyiyah untuk Tingkatkan Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat

Herawati juga berharap FTBI dapat menjadi ajang yang berkelanjutan untuk melestarikan bahasa daerah sebagai identitas lokal sekaligus pemersatu bangsa. “Mudah-mudahan rasa cinta terhadap Bahasa Sunda, khususnya di kalangan anak-anak, semakin tumbuh dan lestari,” imbuhnya.

Mengapresiasi Peran Generasi Muda

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin, menyatakan bahwa FTBI bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap siswa yang mempelajari Bahasa Sunda. Ia menyebut kegiatan ini sebagai tolok ukur keberhasilan pembelajaran bahasa daerah di sekolah-sekolah di Jawa Barat.

“Juara bukanlah segalanya. Yang terpenting adalah keceriaan dan semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini,” tegas Ade.

Festival Tunas Bahasa Ibu 2024 menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya dan melestarikan Bahasa Sunda di tengah arus globalisasi. Melalui kegiatan ini, Kabupaten Garut tidak hanya menunjukkan keseriusan dalam pelestarian budaya lokal, tetapi juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk mencintai dan bangga dengan warisan bahasa daerah.(Taufik).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia
PAD Garut Didorong Meningkat, Bupati Syakur Pastikan Hasil Pajak Diprioritaskan untuk Infrastruktur
Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen
Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan
Distribusi Pupuk Subsidi di Garut Capai 50 Persen, Pemkab Dorong Petani Lengkapi Data RDKK
412 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Bupati Tekankan Pentingnya SDM Kompeten
Garut International Kite Festival 2026 Dinilai Buka Peluang Baru Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Diplomasi Parlemen Didorong Jadi Jalan Baru Ekspor Produk Unggulan Garut ke Pasar Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Garut Perluas Akses Pasar Petani Lewat FESTA, Produk Lokal Dijual Langsung ke Konsumen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Jalan Penghubung Garut–Sumedang Dibenahi, Bupati Syakur Pastikan Proyek Limbangan–Selaawi Berjalan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi di Garut Capai 50 Persen, Pemkab Dorong Petani Lengkapi Data RDKK

Berita Terbaru