Evaluasi Smart City 2025, Pemkab Garut Siapkan Penyesuaian Masterplan Selaras RPJMD Baru

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Rapat Evaluasi Smart City Tahun 2025 di Ruang Rapat Setda Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (23/12/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar Rapat Evaluasi Smart City Tahun 2025 di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah pengembangan smart city dengan kebijakan pembangunan daerah ke depan.

Rapat tersebut diikuti oleh Tenaga Ahli Smart City Kabupaten Garut, Prof. Harya Widiputera, yang hadir secara daring, serta Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Garut Margiyanto, Sekretaris Bappeda Kabupaten Garut Agus Kurniawan, Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Diskominfo Kabupaten Garut Herman, serta perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Garut.

Evaluasi Smart City 2025, Pemkab Garut Siapkan Penyesuaian Masterplan Selaras RPJMD Baru

Prof. Harya Widiputera menjelaskan bahwa terdapat perubahan kebijakan evaluasi smart city dari pemerintah pusat. Evaluasi nasional smart city direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2027, dengan tahapan sosialisasi pada tahun 2026.

Seiring ditetapkannya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang baru, ia menegaskan pentingnya penyesuaian masterplan smart city Kabupaten Garut agar sejalan dengan arah pembangunan daerah.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025, Ribuan Guru Meriahkan Jalan Sehat yang Dilepas Bupati Garut

“Penyesuaian masterplan smart city mutlak dilakukan dan harus mengacu pada arah pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD. Fokusnya tentu pada kebutuhan dan prioritas internal daerah,” ujar Prof. Harya.

Selain mengacu pada RPJMD, ia menambahkan bahwa masterplan smart city juga harus mengikuti kebijakan dan indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), termasuk ukuran keberhasilan pembangunan smart city yang akan menjadi dasar evaluasi ke depan.

“Indikator dan arah pengukuran dari pemerintah pusat harus tertuang secara jelas dalam masterplan smart city Kabupaten Garut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prof. Harya menekankan pentingnya integrasi smart city dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta konsep pemerintah digital agar implementasinya berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Garut, Margiyanto, menyampaikan bahwa pasca kebijakan efisiensi anggaran, fokus utama pemerintah daerah saat ini bertumpu pada dua hal, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya pelayanan dasar, serta optimalisasi pendapatan asli daerah.

Baca Juga :  Garut Mantapkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, Pusat Kota Jadi Lokasi Utama

“Dua hal ini menjadi perhatian besar pimpinan daerah dan harus terinternalisasi dalam pola pikir, semangat, serta pelaksanaan tugas kita sebagai aparatur sipil negara,” ungkap Margiyanto.

Ia menilai bahwa sejumlah kebijakan yang telah dijalankan oleh Bupati dan Wakil Bupati Garut sejatinya merupakan bagian dari implementasi smart city secara pragmatis. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh anggota tim untuk tetap menjaga komitmen bersama dalam pengembangan smart city di Kabupaten Garut.

“Smart city adalah komitmen kita bersama. Arah pemikiran kita sebenarnya sudah menuju ke sana, tinggal bagaimana kita memperkuat pelaksanaannya secara lebih optimal,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Bappeda Kabupaten Garut, Agus Kurniawan, berharap penerapan smart city dapat menghadirkan percepatan dan kemudahan dalam penyelenggaraan pemerintahan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Harapannya, smart city ini mampu mendorong percepatan layanan dan kemudahan proses, yang pada akhirnya memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(red(

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perluas Layanan Kesehatan Paru, Pemkab Garut Sambut Pengembangan Klinik Rotinsulu
TMMD Reguler ke-128 Tinggalkan Jejak Pembangunan dan Semangat Gotong Royong di Mekarmulya
Bupati Garut Perkuat Dukungan Energi Panas Bumi demi Masa Depan Berkelanjutan
Pemkab Garut Perkuat Sinergi dengan Star Energy untuk Dukung Energi Bersih dan Kesejahteraan Warga
Pemkab Garut Dorong Payung Hukum Cegah Penyalahgunaan Obat Keras di Kalangan Remaja
Wabup Garut Pantau Langsung Opsgab Pajak Kendaraan, Dorong Kesadaran Warga Tingkatkan PAD
Uniga Lantik 41 Apoteker Baru, Dinkes Garut Harap Perkuat Pelayanan Kesehatan
Garut Perkuat Kolaborasi dengan Kementan untuk Modernisasi Pertanian
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:09 WIB

Perluas Layanan Kesehatan Paru, Pemkab Garut Sambut Pengembangan Klinik Rotinsulu

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:51 WIB

TMMD Reguler ke-128 Tinggalkan Jejak Pembangunan dan Semangat Gotong Royong di Mekarmulya

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:10 WIB

Bupati Garut Perkuat Dukungan Energi Panas Bumi demi Masa Depan Berkelanjutan

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:38 WIB

Pemkab Garut Dorong Payung Hukum Cegah Penyalahgunaan Obat Keras di Kalangan Remaja

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:34 WIB

Wabup Garut Pantau Langsung Opsgab Pajak Kendaraan, Dorong Kesadaran Warga Tingkatkan PAD

Berita Terbaru