Dorong Pemekaran, Sekda Garut Terima Audiensi Presidium Masyarakat Garut Selatan

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menerima audiensi dari Presidium Masyarakat Garut Selatan di Mall Pelayanan Publik (MPP), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (25/3/2025).

GARUT BEEKABAR, Tarogong Kidul – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menerima audiensi dari Presidium Masyarakat Garut Selatan di Mall Pelayanan Publik (MPP), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (25/3/2025). Pertemuan ini membahas persiapan pemekaran Kabupaten Garut Selatan.

Nurdin menyampaikan bahwa Garut Selatan menjadi salah satu dari tiga daerah di Jawa Barat yang mendapatkan prioritas dalam rencana pemekaran, bersama dengan Bogor Timur dan Sukabumi Utara.

Baca Juga :  Bupati Garut Sambut Haru Kepulangan Jamaah Haji, Titip Pesan untuk Jaga Kesehatan dan Ceritakan Kebahagiaan

“Di Jawa Barat ada tiga daerah yang mendapat prioritas pemekaran, yaitu Garut Selatan, Bogor Timur, dan Sukabumi Utara,” ujarnya.

Diskusi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan semua aspek terkait pemekaran, khususnya dalam hal lahan. Menurut Nurdin, titik terang mengenai persoalan tanah sudah mulai terlihat, dan langkah-langkah teknis akan segera dikoordinasikan.

“Kita tengah mempersiapkan segala sesuatunya, terutama terkait tanah. Titik terang sudah ada, sehingga nanti kita bisa berbagi tugas untuk menindaklanjutinya,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Garut Lantik PNS dan PPPK, Dorong Aparatur Fokus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Namun, Nurdin menegaskan bahwa keputusan pemekaran tetap bergantung pada kebijakan pemerintah pusat. Pemkab Garut memastikan kesiapan agar saat moratorium dicabut, Garut Selatan bisa segera dimekarkan.

Sementara itu, Gunawan Undang, perwakilan Presidium Masyarakat Garut Selatan, mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah berdiskusi dengan Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) terkait lahan yang akan digunakan untuk pemekaran.

“Luas lahan yang dikonsultasikan untuk tahap awal minimal 10 hektare. Apdesi dari 129 desa menyatakan kesiapannya untuk menghibahkan tanah,” ujar Gunawan.

Meski nilai tanah yang akan dihibahkan masih dalam tahap pembahasan, Presidium Masyarakat Garut Selatan optimistis bahwa langkah ini akan mempercepat proses pemekaran. Mereka juga terus menjalin komunikasi dengan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah untuk memperkuat dukungan politik.(Red)

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : Diskominfo Kab. Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Pastikan Penyaluran BBM dan Elpiji di Garut Tepat Sasaran
Momentum Halal Bihalal 1447 H, Bupati Garut Ajak ASN Tingkatkan Disiplin dan Pelayanan
Bupati Garut Ingatkan Pentingnya Keamanan dan Kenyamanan Wisata Saat Libur Lebaran
Bupati Garut Serukan Persatuan di Hari Raya, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi
Bupati Garut Tekankan Pendekatan Humanis saat Penertiban Malam Takbiran
Bupati Garut Tekankan Pengamanan Humanis Jelang Malam Takbiran Idulfitri 1447 H
Bupati Garut Cek Kesiapan Jalur Selatan, Pastikan Wisata Pantai Siap Sambut Libur Lebaran
Bupati Garut Tinjau Jalur Utara, Pastikan Arus Mudik Tetap Aman dan Terkendali
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:56 WIB

Bupati Garut Pastikan Penyaluran BBM dan Elpiji di Garut Tepat Sasaran

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:41 WIB

Momentum Halal Bihalal 1447 H, Bupati Garut Ajak ASN Tingkatkan Disiplin dan Pelayanan

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:48 WIB

Bupati Garut Ingatkan Pentingnya Keamanan dan Kenyamanan Wisata Saat Libur Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:24 WIB

Bupati Garut Serukan Persatuan di Hari Raya, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:48 WIB

Bupati Garut Tekankan Pendekatan Humanis saat Penertiban Malam Takbiran

Berita Terbaru