Diskannak Garut Melihat Potensi Lokal di PT. Raffles Pasific Harvest

- Jurnalis

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Diskannak Kabupaten Garyt ke PT Raffles Pasific Harvest, yang berlokasi di Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (8/5/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskannak) Kabupaten Garut, mengadakan kunjungan ke PT. Raffles Pasific Harvest di Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Rabu (8/5/2024).

Tujuan kunjungan ini adalah untuk memantau inovasi pelayanan kesehatan hewan serta pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik, yang memberikan nilai tambah ekonomi lokal, khususnya bagi petani jagung di Garut.

Beni Yoga Gunasantika, Kepala Diskannak Kabupaten Garut, menyebutkan bahwa PT. Raffles telah berhasil mengintegrasikan pengolahan pakan dengan sumber daya lokal Kabupaten Garut.

Baca Juga :  STAI KH Badruzzaman Alfalah Biru Luluskan 214 Sarjana di Wisuda Kedua

Perusahaan ini mampu memanfaatkan hijauan jagung dan jerami kering dari daerah tersebut untuk memproduksi pakan bagi peternakan sapi perah, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.Selain itu, PT. Raffles juga melakukan kemitraan dengan petani lokal dalam pemenuhan kebutuhan pupuk organik dari limbah peternakan.

Dampak lingkungan dari limbah juga ditangani dengan baik oleh PT. Raffles melalui pengolahan menjadi pupuk organik padat dan cair.Beni menyatakan bahwa Diskannak Garut memberikan dukungan dalam edukasi dan pelayanan kesehatan hewan untuk memastikan standar pelayanan yang baik di perusahaan ini.

Baca Juga :  Ribuan Botol Miras Diamankan Satpol PP Garut Sebelum Ramadan

Selain itu, perluasan lahan dan populasi sapi perah di PT. Raffles menunjukkan potensi pengembangan lebih lanjut bagi sektor peternakan Garut.

Dengan memberdayakan sumber daya lokal dan berkolaborasi dengan masyarakat Garut, PT. Raffles telah mampu menghasilkan 69 ton susu segar per hari untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan susu di Indonesia.

Imbalan ekonomi dan peningkatan pengetahuan di sektor peternakan akan memberikan manfaat signifikan bagi Garut.(HK)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Wamendagri Soroti Prioritas Layanan Publik dan Sinergi Fiskal Garut
Sekda Garut Dorong Realisasi Program Lebih Cepat dan Pengadaan Barang/Jasa yang Transparan
Tinjau Jalur Mudik Garut, Menhub dan Gubernur Jabar Salurkan Bantuan untuk Kusir Delman dan Penarik Becak
Program Rumaksa Manjang Waluya Hidupkan Ekonomi Desa Mekarsari, Pejabat Pemkab Garut Menginap di Rumah Warga
Respons Aduan Warga Soal LPG, Wabup Garut Sidak Stok dan Harga di Pasar Andir
Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik
Pemkab Garut Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
Pembinaan BUMD di Garut, Bupati Dorong Keseimbangan Pelayanan Publik dan Kinerja Keuangan
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:36 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Wamendagri Soroti Prioritas Layanan Publik dan Sinergi Fiskal Garut

Senin, 16 Maret 2026 - 14:03 WIB

Sekda Garut Dorong Realisasi Program Lebih Cepat dan Pengadaan Barang/Jasa yang Transparan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:39 WIB

Program Rumaksa Manjang Waluya Hidupkan Ekonomi Desa Mekarsari, Pejabat Pemkab Garut Menginap di Rumah Warga

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:28 WIB

Respons Aduan Warga Soal LPG, Wabup Garut Sidak Stok dan Harga di Pasar Andir

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:33 WIB

Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik

Berita Terbaru