Desa Wanajaya Jadi Pelopor Program Ketahanan Pangan Polres Garut

- Jurnalis

Minggu, 10 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menghadiri peluncuran Program Pekarangan Pangan Bergizi yang diinisiasi Polres Garut di Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Sabtu (9/11/2024).

GARUT BERKABAR, Wanaraja – Polres Garut resmi meluncurkan Program Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Sabtu (9/11/2024). Program yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Garut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, hadir dalam acara tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam mewujudkan berbagai program strategis. Ia menilai, selama pandemi COVID-19, peran TNI-Polri terbukti sangat krusial dalam mendukung kebijakan pemerintah.

“Dukungan dari dua pilar ini sangat penting. Kita bisa lihat saat pandemi COVID-19, program pemerintah berjalan lebih efektif dengan bantuan TNI-Polri,” kata Nurdin.

Ia juga menyoroti keselarasan program ini dengan konsep “Harum Madu” yang diusung Pemkab Garut, dan optimis bahwa kolaborasi dengan Polsek akan memperkuat ketahanan pangan di tingkat masyarakat.

Baca Juga :  Desa Wanajaya Dipilih sebagai Lokasi Strategis Peluncuran Gugus Tugas Polri untuk Ketahanan Pangan di Garut

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menambahkan bahwa program ini sejalan dengan prioritas nasional dalam bidang ketahanan pangan. Ia mengacu pada program Asta Cita yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu agenda utama.

“Polri bersama TNI dan pemerintah daerah siap mendukung pengembangan pekarangan pangan ini. Dengan keterlibatan masyarakat dan tokoh lokal, kita bisa mencapai hasil yang lebih baik,” ujar Fajar.

Ia menjelaskan bahwa setiap Polsek di wilayah Garut diwajibkan untuk mengembangkan pekarangan pangan bergizi, bekerja sama dengan instansi terkait seperti Perhutani, Dinas Pertanian, serta Dinas Perikanan dan Peternakan.

Sebagai langkah inovatif, Polri juga membuka rekrutmen bagi masyarakat berlatar belakang pertanian dan perkebunan untuk mendukung pelaksanaan program ini. “Polisi yang punya keahlian di bidang ini akan turun langsung ke masyarakat untuk membantu meningkatkan ketahanan pangan,” tambahnya.

Baca Juga :  Evaluasi dan Inovasi: Strategi ASN Garut Hadapi Tantangan 2025

Camat Wanaraja, Tatang Suryana, turut menyambut positif peluncuran program ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai fasilitas, termasuk pompa air untuk pengairan sawah, demi mendukung program ketahanan pangan.

“Kami bangga Desa Wanajaya dijadikan model pencanangan ketahanan pangan di Kabupaten Garut. Ini sejalan dengan misi kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Tatang.

Desa Wanajaya sebelumnya juga dikenal sebagai lokasi unggulan dalam penilaian PKK tingkat provinsi, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.

Dengan peluncuran program ini, Desa Wanajaya diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan berkelanjutan.

Tatang berharap program ini terus mendapat dukungan penuh dari Pemkab Garut dan Polres Garut untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

“Insha Allah, pekarangan di wilayah kami akan menjadi model ketahanan pangan sesuai dengan harapan kita semua,” pungkasnya.(DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Terima Kunjungan Pasis Seskoad, Bahas Sinergi Penanggulangan Bencana
Disparbud Catat Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Garut Selatan Jadi Destinasi Terfavorit
Lantik 150 PNS, Bupati Garut Tegaskan ASN Harus Siap Mengabdi untuk Masyarakat
TP PKK Garut Perkuat Implementasi Gelari Pelangi Lewat Sosialisasi Juknis Rakernas X
Bupati Garut Terbitkan Surat Edaran Transformasi Budaya Kerja ASN, WFH Berlaku Setiap Jumat
Bupati Garut Resmi Tutup Latsar CPNS 2026, Tegaskan ASN Harus Melayani Bukan Dilayani
Hadiri Dies Natalis GMNI ke-72, Bupati Garut Dorong Mahasiswa Ambil Peran Bangun Ekonomi Daerah
Haul dan Halalbihalal Yayasan Bani Syech Nuryayi, Bupati Garut Dorong Sinergi Bangun Daerah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 16:08 WIB

Bupati Garut Terima Kunjungan Pasis Seskoad, Bahas Sinergi Penanggulangan Bencana

Senin, 6 April 2026 - 13:43 WIB

Disparbud Catat Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Garut Selatan Jadi Destinasi Terfavorit

Senin, 6 April 2026 - 13:25 WIB

Lantik 150 PNS, Bupati Garut Tegaskan ASN Harus Siap Mengabdi untuk Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 12:43 WIB

TP PKK Garut Perkuat Implementasi Gelari Pelangi Lewat Sosialisasi Juknis Rakernas X

Sabtu, 4 April 2026 - 19:48 WIB

Bupati Garut Resmi Tutup Latsar CPNS 2026, Tegaskan ASN Harus Melayani Bukan Dilayani

Berita Terbaru