Desa Cinta Garut: Memimpin Inspirasi Kewirausahaan Sosial untuk Desa-desa Jawa Barat

- Jurnalis

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pra Forum Perangkat Daerah Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tahun 2024, di Ballroom Hotel Santika Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (01/02/2024).

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pra Forum Perangkat Daerah Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tahun 2024, di Ballroom Hotel Santika Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (01/02/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat tengah merencanakan pengembangan program Social Enterprise di desa-desa di Jawa Barat, mengambil inspirasi dari keberhasilan Desa Cinta di Kabupaten Garut. Desa ini baru-baru ini meraih Juara III dalam Lomba Desa dan Kelurahan tingkat Nasional.

 

 

Kepala DPMD Jabar, Dicky Saromi, menyampaikan rencana ini dalam Rapat Koordinasi Pra Forum Perangkat Daerah Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tahun 2024. Desa Cinta dianggap sebagai contoh sukses dalam menggerakkan kewirausahaan sosial di tingkat desa.

 

“Desa Cinta di Kabupaten Garut menjadi inspirasi bagi kami. Kekuatan kewirausahaan sosialnya luar biasa dan dapat menjadi modal bagi desa-desa lain di Jawa Barat,” ujar Dicky.

 

 

Dickymenegaskan tujuan program ini adalah menggerakkan kewirausahaan sosial di seluruh desa Jawa Barat, dengan harapan dapat menjadi dorongan bagi warga yang merantau untuk tetap mencintai dan memberdayakan desanya.

Baca Juga :  Pergerakan Tanah Mengancam Keselamatan Warga di Desa Sukamulya, Garut

 

“Kami ingin mengadaptasi model kewirausahaan sosial ini, menciptakan satu contoh yang dapat menjadi modal bagi desa-desa, terutama bagi mereka yang merantau agar tetap memiliki rasa cinta dan kepedulian terhadap desanya,” tambahnya.

 

 

Rapat Koordinasi ini merupakan persiapan untuk forum perangkat daerah yang akan diselenggarakan pada 20-21 Februari 2024.

 

Dicky menyatakan bahwa persiapan ini mengacu pada tonggak bersejarah tahun 2025, yang menjadi awal dari rencana pembangunan jangka panjang Indonesia dan Jawa Barat.

 

Dicky menekankan transformasi pembangunan desa pada tahun 2025, di mana desa diharapkan menjadi subjek pembangunan dengan porsi lebih besar dibandingkan intervensi pemerintah daerah.

 

Fokusnya adalah mengarahkan desa sebagai investasi dengan multiplier effect besar dan menciptakan SDM kreatif.

Baca Juga :  LIBAS Garut Peduli Masyarakat Berbagi Kepada Orang Jompo dan Anak Yatim

 

“Pada tahun 2025, desa diharapkan menjadi subjek pembangunan utama dengan porsi lebih besar, menciptakan multiplier effect yang besar dan menghasilkan SDM kreatif,” ungkapnya.Pj Bupati Garut.

 

Barnas Adjidin, mendukung rencana tersebut dan menyoroti potensi wisata, kuliner, dan industri kreatif Garut yang dapat go international. Meskipun mengakui potensi tersebut, ia juga mencatat tantangan kurangnya Sumber Daya Manusia di lingkungan pemerintahan.

 

Barnas berpendapat bahwa transformasi di tingkat desa memerlukan proses panjang dan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, serta masyarakat.

 

Ia mengapresiasi pujian terhadap Garut, menekankan kuatnya persaudaraan dan gotong-royong di daerahnya.”Begitu kuatnya apa apa yang menjadi kulturnya, sehingga di Garut ini perlu dilakukan pendekatan-pendekatan kegarutan gitu,” tandasnya. (DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Sinkron dengan Program Pusat, Bupati Garut Cek Kesiapan Jalan di Wilayah Selatan
Global Game Jam 2026 Jadi Wadah Promosi Budaya Garut Berbasis Digital
Bupati Garut Lantik Puluhan Kepala Puskesmas, Dorong Akselerasi Layanan Kesehatan dan Disiplin ASN
Pelayanan Publik Pemkab Garut Dinilai Prima, Ombudsman RI Beri Opini Tanpa Maladministrasi
Imigrasi Hadir di Garut, Layanan Paspor hingga Pengawasan WNA Kini Lebih Dekat
Kemendagri Pilih Garut sebagai Tuan Rumah Nasionalisme Goes to School 2026
Pemkab Garut Perkuat Tata Kelola Penyiaran, LPPL dan Akses Informasi Jadi Sorotan
Musrenbang Kecamatan Jadi Ruang Strategis, Putri Karlina Dorong Penguatan PDRB Garut
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:41 WIB

Pastikan Sinkron dengan Program Pusat, Bupati Garut Cek Kesiapan Jalan di Wilayah Selatan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:19 WIB

Global Game Jam 2026 Jadi Wadah Promosi Budaya Garut Berbasis Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:21 WIB

Bupati Garut Lantik Puluhan Kepala Puskesmas, Dorong Akselerasi Layanan Kesehatan dan Disiplin ASN

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:50 WIB

Imigrasi Hadir di Garut, Layanan Paspor hingga Pengawasan WNA Kini Lebih Dekat

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:12 WIB

Kemendagri Pilih Garut sebagai Tuan Rumah Nasionalisme Goes to School 2026

Berita Terbaru