Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung kondisi arus mudik di jalur utara Kabupaten Garut, Rabu (18/03/2026), guna memastikan keamanan, kelancaran lalu lintas, serta kesiapan fasilitas bagi para pemudik.
GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung kondisi arus mudik di jalur utara Kabupaten Garut pada Rabu (18/03/2026). Monitoring dilakukan di sejumlah titik strategis, mulai dari Pendopo, Pos Pengamanan (Pos PAM) Kubang Tarogong, Pos PAM Kadungora, Pos PAM Terpadu GTC Limbangan, Pos PAM Limbangan, Stasiun Cibatu, Pos PAM Wanaraja, Pos PAM Bundaran Suci, hingga Pos PAM Cilawu.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah menjalankan tugas pengamanan selama enam hari pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya. Ia menilai situasi lalu lintas di wilayah Garut masih terkendali berkat kerja keras dan koordinasi yang baik antarinstansi.
Saat memimpin apel pasukan di Pos PAM Kubang Tarogong, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan dan keselamatan selama masa operasi yang masih berlangsung. Ia menekankan agar para petugas tetap menjaga stamina, terlebih di tengah pelaksanaan ibadah puasa, sehingga dapat menghindari risiko saat bertugas.
Selain itu, Bupati juga mengimbau petugas untuk mengedepankan sikap empati dalam melayani para pemudik. Menurutnya, kelelahan dan kondisi fisik yang menurun baik pada petugas maupun masyarakat berpotensi meningkatkan sensitivitas, sehingga dibutuhkan kesabaran dan pelayanan yang humanis agar pemudik mendapatkan kesan positif saat melintasi Garut.
Ia juga meminta jajaran dinas terkait serta para camat untuk kembali mengecek kesiapan fasilitas publik di sepanjang jalur mudik, termasuk kebersihan masjid dan rest area yang menjadi tempat beristirahat para pemudik.
Terkait pengaturan lalu lintas, Bupati mengapresiasi respons cepat penanganan kecelakaan di jalur Cikaledong serta mendukung penerapan sistem satu arah secara situasional untuk mengurai kemacetan di titik tertentu tanpa harus menutup jalur dalam jarak panjang.
Di akhir peninjauan, Bupati turut menyoroti aktivitas pasar tumpah di kawasan Lewo yang berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan. Pemerintah daerah berencana melakukan evaluasi dan diskusi lanjutan untuk mengoptimalkan penerapan sistem “pagar betis” agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Selain memantau kondisi jalan, Bupati juga mengecek langsung ketersediaan obat di posko kesehatan yang disiapkan Dinas Kesehatan Garut. Ia mengingatkan agar pelayanan medis diberikan secara tepat sesuai dengan keluhan para pemudik.(**).
Penulis : Rizkq
Editor : Admin
Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut







