Bupati Garut Tinjau Infrastruktur dan Relokasi Penyintas Bencana di Selatan Garut

- Jurnalis

Minggu, 30 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut bagian selatan, Sabtu (29/3/2025).

GARUT BEEKABAR – Menjelang akhir bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah selatan Kabupaten Garut pada Sabtu (29/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau pembangunan dua jembatan serta mengevaluasi lokasi relokasi bagi warga terdampak bencana tanah bergerak di Kecamatan Pakenjeng.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah pembangunan Jembatan Cipicung di Desa Sukamulya, Kecamatan Pakenjeng. Jembatan ini sebelumnya mengalami longsor yang menyebabkan akses warga sempat terputus. Berkat respons cepat berbagai pihak, jembatan tersebut kini telah diperbaiki meski masih bersifat darurat.

Baca Juga :  Evaluasi Smart City 2025, Pemkab Garut Siapkan Penyesuaian Masterplan Selaras RPJMD Baru

Selain meninjau pembangunan jembatan, Bupati Syakur juga mengunjungi lokasi relokasi bagi penyintas bencana tanah bergerak di Kecamatan Pakenjeng. Ia memastikan bahwa lokasi yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

“Saya melihat lokasinya memang cukup jauh, tetapi jika masyarakat berkenan, kita akan terus mengawasi pembangunan agar sesuai harapan. Harapannya, mereka bisa betah di tempat baru, menghilangkan trauma, dan kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Syakur.

Baca Juga :  Polres Garut Rayakan HUT TNI Ke-79 dengan Kejutan Spesial

Bupati Syakur juga meninjau jembatan penghubung antara Kampung Saparantu, Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti, dengan Kampung Wangun, Desa Gundamekar, Kecamatan Bungbulang. Jembatan ini merupakan inisiatif dari sebuah organisasi masyarakat yang ingin mempermudah akses transportasi bagi warga dua desa tersebut.

Syakur menegaskan bahwa meski jembatan ini bersifat darurat, pemerintah berencana membangunnya secara permanen agar lebih layak dan aman digunakan masyarakat.

“Karena ini masih bersifat darurat, kita ingin memastikannya menjadi permanen. Namun, kita juga harus memperhatikan struktur, kondisi wilayah, serta pembiayaannya. Mungkin tidak bisa direalisasikan segera, tapi ini akan menjadi pertimbangan dalam perencanaan ke depan,” tutupnya.(Red).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : Diskominfo Kab. Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Aduan Warga Soal LPG, Wabup Garut Sidak Stok dan Harga di Pasar Andir
Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik
Pemkab Garut Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
Pembinaan BUMD di Garut, Bupati Dorong Keseimbangan Pelayanan Publik dan Kinerja Keuangan
RKPM Perumda Tirta Intan, Bupati Garut Soroti Pentingnya Kepatuhan Aturan dan Transparansi Pengelolaan THR
Bupati Garut Minta Program MBG Libatkan Produk Lokal dan Perkuat Dampak Ekonomi Daerah
Garut Susun Rencana Aksi Daerah PAUD HI untuk Perkuat Layanan Anak Usia Dini
Jembatan Garuda Resmi Diluncurkan di Malangbong, Bupati Garut Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat dan TNI AD
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:28 WIB

Respons Aduan Warga Soal LPG, Wabup Garut Sidak Stok dan Harga di Pasar Andir

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:33 WIB

Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:04 WIB

Pembinaan BUMD di Garut, Bupati Dorong Keseimbangan Pelayanan Publik dan Kinerja Keuangan

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:56 WIB

RKPM Perumda Tirta Intan, Bupati Garut Soroti Pentingnya Kepatuhan Aturan dan Transparansi Pengelolaan THR

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:52 WIB

Bupati Garut Minta Program MBG Libatkan Produk Lokal dan Perkuat Dampak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru