Bupati Garut Tegaskan Pentingnya Efektivitas dan Efisiensi Bantuan Sosial

- Jurnalis

Selasa, 11 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Entry Meeting Audit Kinerja Penurunan Kemiskinan Ekstrem, di Aula Inspektorat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (11/6/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyoroti pentingnya keakuratan data untuk menurunkan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya pada Pembukaan Entry Meeting Audit Kinerja Penurunan Kemiskinan Ekstrem, Selasa (11/6/2024), Barnas menekankan bahwa bantuan sosial harus diberikan secara tepat sasaran, tepat target, dan tepat jumlah.

“Jika bantuan tidak tepat sasaran, lebih baik tidak diberikan. Kita harus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar efektif dan efisien,” ujar Barnas di Aula Inspektorat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Barnas menjelaskan bahwa upaya penurunan kemiskinan ekstrem membutuhkan koordinasi antar perangkat daerah, bukan hanya tanggung jawab satu dinas.

Baca Juga :  Pemkab Garut dan Universitas Pancasila Bersinergi dalam Mengatasi Dampak Perubahan Iklim

Ia berharap audit kinerja akan menilai tidak hanya capaian kedinasan, tetapi juga koordinasi dan langkah-langkah strategis yang diperlukan untuk mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem.

Dengan sasaran dan target yang jelas, lanjut Barnas, kemiskinan dapat dikurangi.

Ia menekankan bahwa bantuan yang melimpah tetapi tidak berdampak pada penurunan kemiskinan harus dihindari.

Barnas memberi kewenangan penuh kepada Inspektur Daerah dan timnya dalam pelaksanaan audit kinerja.

Diharapkan audit ini dapat mengidentifikasi kelemahan program dan memperkuat langkah-langkah ke depan agar bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Barnas juga meminta Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk menjadikan penanganan kemiskinan ekstrem sebagai prioritas utama.

Baca Juga :  Polres Garut Dorong Gaya Hidup Sehat Anak Sekolah Lewat Edukasi Kesehatan di SDN Sukasono 1 & 2

Penanganan kemiskinan harus terus ditingkatkan agar masyarakat miskin bisa keluar dari kemiskinan.”Jangan sampai penanganan kemiskinan hanya mencapai standar yang sama setiap tahun. Harus ada peningkatan,” katanya.

Plt Inspektur Daerah Kabupaten Garut, Natsir Alwi, menambahkan bahwa audit kinerja bertujuan untuk menilai program dan kegiatan berdasarkan aspek ekonomis, efisiensi, dan efektivitas serta memperbaiki tata kelola organisasi.

Audit kinerja akan berlangsung selama 15 hari kerja, dari 11 Juni hingga 3 Juli 2024, dengan target 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Garut, termasuk BPBD, Disdik, Dinkes, Dinas Pertanian, DKP, Diskop UKM, Dinas PUPR, DPMD, DPPKBPPPA, Disperkim, Diskannak, Disnakertrans, dan Dinsos.(HK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga
Garut Jadi Rujukan Tabalong dalam Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
GEMAR Digelorakan di Garut, CFD Jadi Momentum Ajak Warga Lebih Aktif Bergerak
Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Jalan Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy Diprioritaskan, Pemkab dan DPRD Garut Sepakat Percepat Penanganan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Garut Jadi Rujukan Tabalong dalam Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:39 WIB

GEMAR Digelorakan di Garut, CFD Jadi Momentum Ajak Warga Lebih Aktif Bergerak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Berita Terbaru

Pemerintahan

Perubahan APBD 2026 Garut Diarahkan untuk Jawab Kebutuhan Warga

Senin, 24 Agu 2026 - 13:14 WIB