Bupati Garut Buka GPBG 2025: Angkat Spirit Budaya sebagai Penguat Identitas dan Pariwisata Daerah

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) Tahun 2025 digelar di Halaman Bale Paminton, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu malam (22/11/2025).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Perhelatan akbar Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) 2025 resmi dibuka oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Halaman Bale Paminton, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Garut Kota, Sabtu malam (22/11/2025). Acara tahunan yang selalu dinantikan masyarakat ini menghadirkan keragaman seni dan tradisi khas Garut sebagai upaya memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata.

Pembukaan GPBG 2025 turut dihadiri Forkopimda, Wakil Bupati Garut, Sekretaris Daerah, tokoh masyarakat, serta Anggota Komisi X DPR RI. Malam pertama rangkaian kegiatan ditutup dengan pagelaran wayang golek, menambah semarak dan kekayaan seni pada ajang tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Syakur menegaskan bahwa budaya adalah kekayaan sekaligus karakter yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat Garut.

Baca Juga :  Wabup Garut Putri Karlina Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kemajuan Daerah di Momentum Sumpah Pemuda ke-97

“Budaya Garut memiliki keunikan dan kekuatan. Tugas kita bersama adalah menjaga, merawat, dan mengembangkannya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti berbagai penampilan seni seperti Silat dan tradisi Mapag Air, yang menurutnya bukan hanya pertunjukan, melainkan simbol nilai hidup yang harus dijaga. Bupati mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, terlebih di tengah berbagai kejadian banjir dan longsor yang terjadi akibat kerusakan alam.

“Budaya jaga air adalah spirit hidup. Air adalah sumber kehidupan yang harus kita jaga baik-baik, jangan sampai justru menjadi ancaman,” tegasnya.

Bupati berharap GPBG menjadi agenda rutin yang tampil lebih besar dan lebih sering agar budaya Garut semakin dikenal luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, mengapresiasi penyelenggaraan GPBG yang dinilai mampu memperkuat promosi budaya dan pariwisata Garut maupun Jawa Barat.

Baca Juga :  Antisipasi Bencana: Dinas PUPR Garut Berikan Dukungan Penuh

Iendra menekankan bahwa Garut memiliki paket pariwisata lengkap yang dikenal dengan konsep Gurilap (Gunung, Rimba, Laut, Pantai), ditambah kekayaan budaya seperti Batik Garutan, Nyanet, Domba Garut, hingga situs sejarah Candi Cangkuang.

“Garut adalah pilar penting pariwisata Jawa Barat. Melalui GPBG, kita ingin generasi muda memahami nilai budaya sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata,” ucapnya.

Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, turut menegaskan bahwa budaya perlu menjadi daya tarik utama wisata Garut.

“Jadikan budaya sebagai destinasi pariwisata di Garut,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam, mengingat 80% wilayah Garut merupakan kawasan konservasi. Tradisi Mapag Air, ujarnya, adalah pengingat nilai penting air untuk kehidupan dan potensi ekonominya bila dikelola dengan baik. Ferdiansyah pun mendorong pengolahan sampah agar bernilai guna dan menambah kesejahteraan masyarakat. (red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Berita Terbaru