BKD Garut Sediakan Dukungan Khusus untuk Peserta Ujian CAT PPPK dengan Kendala Teknis dan Kesehatan

- Jurnalis

Sabtu, 14 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Ujian CAT PPPK Tahun Anggaran 2024 di Al Fath Building Center, Tasikmalaya, Kamis (12/12/2024).

GARUT BERKABAR, TASIKMALAYA – Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut menunjukkan komitmennya dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta ujian Computer Assisted Test (CAT) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Peserta dengan hambatan teknis maupun kondisi kesehatan tertentu mendapatkan fasilitas khusus agar tetap dapat mengikuti ujian dengan optimal.

“Peserta yang memiliki hambatan teknis, seperti disabilitas atau kesulitan dalam mengoperasikan komputer, akan diberi tanda khusus berupa palang merah dan difasilitasi oleh panitia dari BKN,” jelas Sekretaris BKD Garut, Doni Adam Alamsyah, Jumat (13/12/2024).

Selain itu, perlakuan khusus juga diberikan kepada peserta yang sedang hamil, baru melahirkan, atau dalam masa penyembuhan pascaoperasi. “Kami memastikan bahwa seluruh peserta, termasuk mereka dengan kendala kesehatan, tetap memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam seleksi ini,” tambah Doni.

Baca Juga :  Pj. Bupati Garut Ajak Harmoni dalam Berpuasa di Tengah Perbedaan

Pelaksana Tugas Kepala BKD Garut, Bambang Hafidz, saat meninjau pelaksanaan ujian CAT PPPK di Al Fath Building Center, Kota Tasikmalaya, Kamis (12/12/2024), menjelaskan bahwa ujian ini berlangsung sesuai jadwal Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dalam satu hari, terdapat tiga sesi ujian yang masing-masing diikuti oleh 400 peserta.

“Dari total 6.343 peserta yang lolos seleksi administrasi, tersedia 1.600 formasi PPPK untuk tenaga teknis, kesehatan, dan pendidikan,” ungkap Bambang. Ia juga menambahkan bahwa kebijakan terkait PPPK paruh waktu masih menunggu regulasi lanjutan.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Bahas Strategi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi dalam High Level Meeting

Masalah Kekurangan Guru Masih Jadi PR
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin, mengungkapkan bahwa dari total 2.500 guru dan 2.000 tenaga pendidikan yang mengikuti ujian, kuota yang tersedia hanya 600 untuk guru dan 174 untuk tenaga pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga pendidik ASN di Garut masih jauh dari terpenuhi.

“Kita masih membutuhkan sekitar 4.000 guru tambahan untuk mencapai kondisi ideal. Namun, kemampuan keuangan daerah menjadi kendala utama,” ujarnya.

Selama empat tahun terakhir, Kabupaten Garut telah mengangkat 8.625 PPPK. Pemetaan tenaga honorer ditargetkan selesai Desember 2024, sejalan dengan kebijakan Kemenpan RB untuk menghapus pengangkatan tenaga honorer mulai Januari 2025.(Red)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar
Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi
Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI
Garut Matangkan Transformasi RSUD dr. Slamet, Standar Smart Hospital Jadi Acuan Pengembangan
Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan
Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:43 WIB

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI

Berita Terbaru

Pemerintahan

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 - 11:43 WIB