Bencana Tanah Longsor Ancam Desa Sukamenak, BPBD Kabupaten Garut Koordinasi Dengan Forkopimcam Wanaraj

- Jurnalis

Minggu, 3 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah longsor yang mengancam wilayah Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, pada hari Sabtu, 02 Maret 2024, pukul 17.00 WIB.

Tanah longsor yang mengancam wilayah Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, pada hari Sabtu, 02 Maret 2024, pukul 17.00 WIB.

GARUT BERKABAR, Wanaraja – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menerima laporan mengenai bencana tanah longsor yang mengancam wilayah Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, pada hari Sabtu, 02 Maret 2024, pukul 17.00 WIB.

 

Menurut informasi yang diterima pada Minggu, 03 Maret 2024, pukul 10.45 WIB, jenis kejadian yang terjadi adalah ambruknya benteng/TPT di Kp. Sindanglaya Rt. 03 Rw. 09 Desa Sukamenak. Hujan deras mulai dari pukul 14.00 WIB hingga malam hari menyebabkan intensitas tanah longsor sedang, mengakibatkan dua rumah terancam milik Bapak Mulyana dan Bapak Iron.

Baca Juga :  Keterlibatan Perempuan dan Kelompok Rentan Diperkuat dalam Musrenbang Garut untuk Pembangunan yang Responsif Gender

 

Dampak dari kejadian ini adalah TPT dengan panjang 20 meter dan tinggi 10 meter. Saat ini, BPBD Kabupaten Garut telah berkoordinasi dengan Forkopimcam Wanaraja untuk menangani situasi ini.

Baca Juga :  Angin Kencang Hantam Talegong, Rumah Warga Berjatuhan

 

Dalam upaya penanganan, BPBD membutuhkan terpal dan bronjong. Namun, hingga kondisi terakhir, belum ada penanganan untuk pembersihan material longsoran yang menimbun irigasi tajur.

 

Sumber informasi mengenai kejadian ini diperoleh dari Camat Wanaraja, dengan dukungan dari petugas lapangan seperti Nurfitri Kaniadewi (Analis Bencana) dan Budi Mulwangi (Pusdalops). (DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalur Menurun Pamulihan, Dua Orang Alami Luka Ringan
Jalur Bandung–Garut Kembali Lancar, Aparat dan Warga Sigap Singkirkan Pohon Tumbang
Viral Video Diklaim Harimau Menerkam Warga di Gunung Papandayan, Pengelola Tegaskan Informasi Hoaks
Boboko Didorong Jadi Agen Kepedulian Sosial, Wakil Ketua DPRD Garut Siap Berikan Dukungan
Truk Muatan Asbes Diduga Alami Rem Blong, Kemacetan di Jalur Garut–Bandung Viral di Media Sosial
Tanamkan Semangat Cinta Tanah Air, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Jadi Garda Bela Negara
Pengamanan Ketat Tasyakur Nelayan Santolo Berjalan Lancar, Satpolairud Pastikan Seluruh Rangkaian Acara Kondusif
Diduga Akibat Korsleting, Rumah Warga di Banjarwangi Ludes Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:43 WIB

Truk Pengangkut Material Bangunan Terguling di Jalur Menurun Pamulihan, Dua Orang Alami Luka Ringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Jalur Bandung–Garut Kembali Lancar, Aparat dan Warga Sigap Singkirkan Pohon Tumbang

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:27 WIB

Viral Video Diklaim Harimau Menerkam Warga di Gunung Papandayan, Pengelola Tegaskan Informasi Hoaks

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:13 WIB

Boboko Didorong Jadi Agen Kepedulian Sosial, Wakil Ketua DPRD Garut Siap Berikan Dukungan

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:07 WIB

Truk Muatan Asbes Diduga Alami Rem Blong, Kemacetan di Jalur Garut–Bandung Viral di Media Sosial

Berita Terbaru