Bappeda Garut Prioritaskan Validasi Data dalam Penanggulangan Kemiskinan

- Jurnalis

Sabtu, 8 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Aula BAPPEDA Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (7/2/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut tengah menyusun strategi penanggulangan kemiskinan dengan menitikberatkan pada validasi data. Hal ini dibahas dalam Rapat Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah yang digelar di Aula BAPPEDA, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (7/2/2025).

Kepala BAPPEDA Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, menegaskan bahwa data akurat menjadi fondasi utama dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran. Oleh karena itu, Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) berfokus pada pemutakhiran dan sinkronisasi data sebagai dasar perumusan kebijakan ke depan.

Baca Juga :  Gelar Meriah untuk Kiprah Perempuan: Peringatan Hari Kartini dan Ulang Tahun GOW di Garut

“Data yang sudah kami kumpulkan akan segera diajukan dalam bentuk Surat Keputusan (SK) Bupati. Kami mengacu pada beberapa sumber data seperti Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ujar Didit.

Selain itu, Bappeda Garut juga akan mengoptimalkan aplikasi SEPAKAT untuk mempercepat proses validasi dan penetapan sasaran. Didit menyebutkan bahwa data Regsosek dari Bappenas akan dimanfaatkan guna memperjelas target penerima manfaat.

Rapat ini juga menghasilkan kesepakatan kerja sama dengan berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam TKPKD. “Kami akan melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai data Regsosek bersama perwakilan SKPD pekan depan untuk memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama,” tambahnya.

Baca Juga :  Pj. Bupati Garut Hadiri Acara Halal Bihalal di Ponpes Al-Halim

Didit menekankan bahwa keakuratan data adalah kunci efektivitas program penanggulangan kemiskinan. “Jika masih ditemukan kekurangan, kita akan segera melakukan perbaikan dan pemutakhiran. Seluruh kebijakan harus berangkat dari data yang valid,” tegasnya.

Ia berharap hasil rapat ini dapat melahirkan SK Bupati yang memperjelas sasaran program pengentasan kemiskinan di Garut. Dengan demikian, perencanaan program tahun 2026 serta RPJMD 2025-2029 dapat lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh permasalahan utama di lapangan, sehingga solusi yang diterapkan lebih efektif dan tepat guna,” pungkasnya.(Rizky).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang
Optimalisasi Aset Olahraga, Dispora Garut Perkuat Kolaborasi Bersama LMAN
Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027
Wirahebat 2026 Catat Komitmen Investasi Rp20,7 Miliar, Pemkab Garut Perkuat Ekosistem Wirausaha
Dua Kades PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi Desa
Aspirasi Petani Garut Soal Akses Lahan dan Regulasi Dibawa ke Meja Pemerintah
Garut Perluas Deteksi TBC, 620 Lokus CKG Disiapkan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:19 WIB

Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat

Senin, 28 September 2026 - 15:10 WIB

Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 - 10:47 WIB

Optimalisasi Aset Olahraga, Dispora Garut Perkuat Kolaborasi Bersama LMAN

Sabtu, 26 September 2026 - 09:37 WIB

Pemkab Garut Siapkan Strategi Kejar Peluang Dana Pusat untuk Program Pembangunan 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 09:15 WIB

Wirahebat 2026 Catat Komitmen Investasi Rp20,7 Miliar, Pemkab Garut Perkuat Ekosistem Wirausaha

Berita Terbaru