ASN Jabar Masuk Kantor Lebih Pagi Selama Ramadan, Ini Alasannya

- Jurnalis

Sabtu, 1 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, KOTA BANDUNG – Selama bulan Ramadan, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat diwajibkan memulai aktivitas kantor lebih awal. Sesuai aturan terbaru, ASN harus sudah hadir atau melakukan presensi di kantor pada pukul 06.30 WIB.

Kebijakan ini berlaku di seluruh kantor Sekretariat Daerah (Gedung Sate), perangkat daerah, serta unit-unit kerja lainnya di berbagai wilayah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa aturan masuk lebih pagi ini memiliki dasar yang kuat, bukan sekadar mencari sensasi. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan tidur setelah sahur kerap membuat seseorang kesiangan dan berisiko terlambat ke kantor.

“Saya tidak cari sensasi, saya menggunakan logika. Setelah sahur dan salat subuh, banyak yang tidur lagi dan akhirnya bangun kesiangan,” ujar Dedi Mulyadi melalui akun Instagramnya, @dedimulyadi71.

Baca Juga :  Dukungan Solid dari Berbagai Lapisan Masyarakat Garut Selatan, Perkuat Peluang Kemenangan Paslon 01 Helmi-Yudi

Selain menghindari keterlambatan, Dedi juga menyoroti manfaat kesehatan. Tidur setelah makan sahur dinilai kurang baik bagi tubuh. Sebaliknya, jika setelah sahur dilanjutkan dengan salat, mandi, dan langsung beraktivitas, tubuh akan lebih segar dan bugar sepanjang hari.

Dari segi efisiensi, kebijakan ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko terjebak kemacetan di pagi hari, terutama di kota-kota besar seperti Bandung dan wilayah Bodebek.

Aturan jam kerja ini dituangkan dalam Surat Edaran Nomor: 23/OT.03/ORG tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadan 1446 H/2025 M di Lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat.

Bagi ASN yang bekerja lima hari dalam seminggu, jam kerja Senin-Kamis dimulai pukul 06.30 hingga 14.00 WIB, dengan istirahat pukul 11.30-12.30 WIB. Sementara pada hari Jumat, jam kerja berlangsung hingga pukul 14.30 WIB, dengan istirahat lebih panjang, yakni pukul 11.30-13.00 WIB.

Baca Juga :  Dr.H. Syakur Amin Konsolidasi Kekuatan Politik , Disambut Hangat Oleh Ketua DPC Gerindra Garut

Dedi juga memberikan kelonggaran bagi ASN untuk beristirahat di siang hari. “Biasanya kalau hari biasa tengah hari nggak tidur, nah di bulan puasa ini saya kasih toleransi setengah jam setelah salat dzuhur,” ujarnya.

Adapun jam pulang lebih awal, yakni pukul 14.00 WIB, bertujuan memberi kesempatan kepada pegawai untuk menyiapkan berbuka puasa bersama keluarga.

Dengan kebijakan ini, Dedi berharap ASN tetap semangat dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Puasa bukan alasan untuk menurunnya layanan kepada masyarakat. Tetap semangat!” tutupnya.(Red).

Penulis : Admin

Editor : Rizky

Sumber Berita : HUMAS JABAR Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar Ika Mardiah

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden
Truk Engkel Oleng Saat Hujan di Ibrahim Adjie, Polisi Turun Tangan Evakuasi
Razia Miras di Tarogong Kaler, Polisi Amankan 30 Botol dan Seorang Penjual
Fuso Bermuatan Triplek Oleng di Cibatu, Polisi Bergerak Atasi Gangguan Lalu Lintas
Diduga Kuasai Senjata Tajam, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi di Leles
LIBAS Soroti Keluhan Warga soal Meter Listrik dan Biaya Pelayanan PLN Garut
Pisah Sambut Kapolsek Cikajang, Patri Arsono Lanjutkan Tugas ke Wanaraja
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:19 WIB

Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Rabu, 30 September 2026 - 08:45 WIB

Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden

Minggu, 27 September 2026 - 11:02 WIB

Truk Engkel Oleng Saat Hujan di Ibrahim Adjie, Polisi Turun Tangan Evakuasi

Minggu, 27 September 2026 - 09:13 WIB

Razia Miras di Tarogong Kaler, Polisi Amankan 30 Botol dan Seorang Penjual

Jumat, 25 September 2026 - 13:18 WIB

Fuso Bermuatan Triplek Oleng di Cibatu, Polisi Bergerak Atasi Gangguan Lalu Lintas

Berita Terbaru