Kobaran api melanda kawasan Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Rabu malam (7/10/2026).
GARUT BERKABAR, Bayongbong — Kebakaran melanda kawasan Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Rabu (7/10/2026) malam. Api yang berkobar di area pasar membuat petugas gabungan harus bekerja hingga dini hari untuk memastikan seluruh titik api berhasil dikendalikan.
Laporan mengenai kebakaran diterima petugas sekitar pukul 21.35 WIB. Respons cepat dilakukan dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran menuju lokasi.
Saat petugas tiba, kobaran api sudah membesar di bagian tengah hingga belakang pasar. Jarak antarbangunan yang relatif berdekatan turut membuat proses pemadaman membutuhkan upaya ekstra agar api tidak meluas ke bagian pasar lainnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengerahkan personel dari Mako Damkar dan sejumlah pos pemadam untuk menangani kebakaran tersebut.
Operasi pemadaman juga melibatkan berbagai unsur. Personel TNI, BPBD, PMI, Dinas Kesehatan, Forkopimcam, relawan, hingga masyarakat ikut membantu proses penanganan di lokasi.
Secara keseluruhan, sebanyak 81 personel gabungan dikerahkan. Sejumlah kendaraan pendukung juga disiagakan, mulai dari armada pemadam kebakaran, kendaraan suplai air, kendaraan komando, hingga ambulans.
Petugas tidak hanya berfokus menjinakkan kobaran api, tetapi juga melakukan penyisiran dan pendinginan setelah api berhasil dikendalikan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Penanganan berlangsung hingga dini hari. Sekitar pukul 02.40 WIB, petugas masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan di kawasan pasar.
Dari pendataan sementara pada Kamis pagi, sedikitnya 26 kios atau lapak pedagang terdampak akibat kebakaran. Jumlah tersebut masih memungkinkan berubah karena petugas dan pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap bangunan serta barang dagangan yang mengalami kerusakan.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut. Adapun besaran kerugian materiil belum dapat dipastikan karena proses inventarisasi masih berjalan.
Sementara itu, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber dan faktor yang menyebabkan api muncul di kawasan pasar.
Peristiwa ini turut berdampak terhadap aktivitas para pedagang yang selama ini mengandalkan Pasar Andir sebagai tempat mencari penghasilan. Pemerintah dan unsur terkait masih melakukan pendataan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai dampak kebakaran serta kerugian yang ditimbulkan. (Dede).







