Antisipasi Akhir Tahun, Pemkab Garut Fokus Kendalikan Inflasi

- Jurnalis

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, secara resmi membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Harmoni, Garut, Senin (23/12/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Pemerintah Kabupaten Garut, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Nurdin Yana, resmi membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (23/12/2024).

Dalam sambutannya, Nurdin menyoroti tantangan inflasi yang kerap muncul menjelang akhir tahun, terutama akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. “Momentum akhir tahun sering kali diwarnai dengan lonjakan harga bahan pokok yang dapat memicu tekanan inflasi dan melemahkan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekretariat Daerah Garut Maksimalkan Persiapan Peringatan Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut

Nurdin menekankan perlunya langkah strategis yang terkoordinasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas harga serta kelancaran distribusi barang. Ia memastikan Pemkab Garut berkomitmen mengendalikan inflasi agar tetap stabil, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Baca Juga :  Bupati Garut Ajak Mahasiswa Permata Intan Jadi Motor Perubahan Sosial dan Pembangunan Daerah

“Forum ini diharapkan menjadi wadah sinergi semua pihak dalam menjaga ketersediaan barang, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga,” tambahnya.

Senada dengan Nurdin, Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Garut, Bambang Heri Susanto, mengungkapkan bahwa tekanan inflasi kerap meningkat saat HBKN. Berdasarkan data, Indeks Penjualan Riil (IPR) Kabupaten Garut berada di angka 1,2%, menempatkannya di peringkat keempat di Jawa Barat.

Menurut Bambang, pengendalian inflasi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak untuk memahami akar penyebab kenaikan harga dan merumuskan solusi efektif. “Semua pihak harus memiliki pemahaman yang baik tentang penyebab inflasi serta solusi yang dapat diimplementasikan untuk mengatasinya,” tandasnya.(Red).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Warga Serahkan Lahan untuk Perluasan Puskesmas Pasundan, Pemkab Garut Apresiasi Kepedulian Masyarakat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13 WIB

KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:40 WIB

SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut

Berita Terbaru