Angin Kencang Terjang Sukarasa, Dua Rumah Rusak Parah

- Jurnalis

Senin, 11 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat Kecamatan Samarang bersama Babinsa meninjau dua rumah yang rusak akibat angin kencang di Desa Sukarasa, Minggu (10/11/2024).

Aparat Kecamatan Samarang bersama Babinsa meninjau dua rumah yang rusak akibat angin kencang di Desa Sukarasa, Minggu (10/11/2024).

Aparat Kecamatan Samarang bersama Babinsa meninjau dua rumah yang rusak akibat angin kencang di Desa Sukarasa, Minggu (10/11/2024).

GARUT BERKABAR, Samarang – Angin kencang yang disertai hujan deras menghantam Kampung Sinar Jaya, Desa Sukarasa, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Minggu (10/11) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kecamatan Samarang, Arif Rahman, menjelaskan bahwa menurut laporan dari Pemerintah Desa Sukarasa, rumah semi permanen milik Ibu Ilah (69) mengalami kerusakan dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta. Sementara itu, rumah Ibu Aning (61) mengalami kerugian sekitar Rp11 juta. Keduanya berlokasi di RT 03 RW 07 Kampung Sinar Jaya.

Baca Juga :  Cawabup Putri Karlina MBA Resmikan Seblak Prasmanan Neng Inna, Dorong UMKM Garut Berkembang

Meski kerusakan signifikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pemerintah Desa Sukarasa bersama warga setempat segera mengevakuasi penghuni rumah serta menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Warga juga bergotong royong membersihkan puing-puing di lokasi bencana.

Selain evakuasi, pemerintah desa berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memetakan kerugian dan menyalurkan bantuan. Bantuan darurat yang dibutuhkan meliputi bahan bangunan, sembako, terpal, serta perlengkapan rumah tangga.

“Kami berharap bantuan segera tiba agar warga dapat segera memperbaiki rumah dan memulihkan kehidupan mereka,” kata Arif. (Red).

Berita Terkait

Tinggi Air Bendung Copong Naik, Warga Diminta Tetap Waspada
Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus
Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah
Fluktuasi Tinggi Muka Air Bendung Copong, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut
Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan
Idul Fitri 1446 H Dirayakan Serentak di Indonesia pada 31 Maret 2025
Debit Sungai Cimanuk Terkendali, Bendung Copong dalam Kondisi Aman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 21:30 WIB

Tinggi Air Bendung Copong Naik, Warga Diminta Tetap Waspada

Jumat, 4 April 2025 - 07:35 WIB

Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus

Jumat, 4 April 2025 - 07:00 WIB

Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah

Selasa, 1 April 2025 - 13:29 WIB

H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut

Minggu, 30 Maret 2025 - 18:37 WIB

Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan

Berita Terbaru