Aksi Cepat Atasi Dampak Gempa di Bandung dan Garut

- Jurnalis

Kamis, 19 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, KOTA BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar dengan sigap bergerak menangani dampak gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut pada Rabu (18/9/2024).

Begitu menerima laporan terkait gempa, BPBD Jabar segera mengirimkan tim ke lokasi terdampak.

Mereka juga membawa perlengkapan penanganan bencana seperti chainsaw, lampu portabel, genset, dan rotary saw untuk membantu proses tanggap darurat.

Tak hanya itu, BPBD Jabar turut menyalurkan bantuan logistik berupa tenda pengungsian, sembako, air bersih, dan makanan ke berbagai titik terdampak.

Gempa berkekuatan magnitudo 5.0 ini merusak wilayah di Kecamatan Pasirwangi dan Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, serta Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Dalam penanganannya, BPBD Jabar terus berkoordinasi dengan BPBD di daerah terdampak guna memantau situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan.

Baca Juga :  Tabligh Akbar BKPRMI Garut: Memperingati Nuzulul Qur'an dengan Semangat Ramadan

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan hanya mengakses informasi dari sumber resmi.

“Jangan mudah terpengaruh oleh isu yang belum jelas kebenarannya, apalagi potensi gempa susulan masih ada,” ujar Abdul Muhari dalam siaran persnya.

Tanggap Darurat

Korban gempa di Kabupaten Bandung dilaporkan mengalami sejumlah luka, dengan korban luka berat telah mendapatkan perawatan di fasilitas medis terdekat.

Berdasarkan data BNPB per Rabu (18/9) pukul 15.20 WIB, sebanyak 81 orang terluka, dengan rincian 23 luka berat dan 58 luka ringan di Kabupaten Bandung, serta 1 orang di Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Progres Penurunan Billboard APK di Garut Hampir Rampung, Iwan Setiawan Pimpin Langsung

Jumlah keluarga terdampak mencapai 491 KK di Kabupaten Bandung dan 209 KK di Kabupaten Garut.

Sebanyak 450 warga mengungsi di Kabupaten Bandung, terutama di Kantor Camat Kertasari.Gempa juga merusak 491 rumah di Kabupaten Bandung, serta berdampak pada 5 fasilitas kesehatan, 9 sekolah, 2 gedung pemerintah, 18 fasilitas umum, dan 27 tempat ibadah.

Di Kabupaten Garut, 209 rumah terdampak, serta 7 sekolah dan 5 fasilitas ibadah mengalami kerusakan.

Tim BPBD masih terus memperbarui data kerusakan dan kerugian akibat gempa. BNPB bersama Tim Reaksi Cepat juga telah bergerak ke lokasi untuk mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak. (Red).

HUMAS JABAR
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar
Ika Mardiah

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Garut Hadiri Launching SPPG Karangpawitan
Ketua DPRD Garut dan Forkopimda Melepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 22 KJT ke Tanah Suci
Isu Dugaan Perlakuan Tidak Tepat oleh Guru BK di SMKN 2 Garut Picu Sorotan Publik
As Truk Toronton Patah di Kadungora, Lalu Lintas Sempat Tersendat
May Day Garut, Ketua DPRD dan Bupati Garut Kompak Dukung Sinergi Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah
Pergantian Dandenpom III/2 Garut, Bupati Tekankan Penguatan Sinergitas dengan Pemda
Dorong Pariwisata Daerah, DPRD Garut Dukung Rencana ITGA Travel Mart 2026
Polisi Bongkar Jaringan Sabu di Garut, Seorang Perantara Ditangkap
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:26 WIB

Ketua DPRD Garut Hadiri Launching SPPG Karangpawitan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:53 WIB

Ketua DPRD Garut dan Forkopimda Melepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 22 KJT ke Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 20:08 WIB

Isu Dugaan Perlakuan Tidak Tepat oleh Guru BK di SMKN 2 Garut Picu Sorotan Publik

Senin, 4 Mei 2026 - 12:54 WIB

As Truk Toronton Patah di Kadungora, Lalu Lintas Sempat Tersendat

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:23 WIB

May Day Garut, Ketua DPRD dan Bupati Garut Kompak Dukung Sinergi Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah

Berita Terbaru