Mengasah Perlindungan Generasi Muda: Workshop Edukasi DPPKBPPPA Kabupaten Garut

- Jurnalis

Rabu, 27 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Siswa Tsanawiyah dan Mualimin Persis Tarogong Garut mengikuti Workshop Perlindungan Khusus Anak di Satuan Pendidikan, berlangsung di Komplek Persis Rancabango, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (27/03/2024).

Ratusan Siswa Tsanawiyah dan Mualimin Persis Tarogong Garut mengikuti Workshop Perlindungan Khusus Anak di Satuan Pendidikan, berlangsung di Komplek Persis Rancabango, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (27/03/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut menggelar Seminar Perlindungan Khusus Anak di Lingkungan Pendidikan pada hari Rabu (27/03/2024).

 

 

Acara ini dihadiri oleh siswa Tsanawiyah dan Mualimin Persis Rancabogo, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.Budi Kusmawan, Kepala Bidang Perlindungan Anak DPPKBPPPA Kabupaten Garut, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencegah perilaku merugikan seperti bullying, pernikahan dini, kekerasan di sekolah, dan memberikan pemahaman tentang penggunaan media sosial yang bijak.

 

Hingga saat ini, sudah ada 22 sekolah tingkat SMP/SMA yang telah menerima sosialisasi dari DPPKBPPPA.Menurut Budi, kegiatan ini merupakan bagian dari tugas preventif DPPKBPPPA dalam melindungi anak-anak, dengan fokus pada sosialisasi di lingkungan pendidikan.

Baca Juga :  Dampak Sampah di Desa Rancabango, Garut: Warga Desak Tindakan Cepat

 

 

Ia menjelaskan bahwa kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan KCD wilayah 11 memudahkan dalam mencapai tujuan tersebut.

 

Selain itu, Budi juga mengungkapkan pembentukan Satgas Perlindungan Anak dan Kekerasan di sekolah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, sebagai langkah menuju sekolah yang ramah anak.

 

 

 

Dalam workshop tersebut, Deden Suparman dari Tim Terpadu Perda Anti Maksiat di Kabupaten Garut, menyoroti pentingnya edukasi terhadap generasi muda untuk menghindari perilaku menyimpang seperti bullying, LGBT, narkoba, dan judi online.

Baca Juga :  Tragedi di Kampung Angkrek: Kera Liar Serang Warga, Satu Meninggal Dunia dan Dua Terluka

 

Ia berharap kolaborasi semua pihak dapat memberikan pemahaman yang cukup kepada pelajar untuk menghindari perilaku negatif tersebut.

 

 

Muhammad Raya Dilaga, salah satu peserta workshop, mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengetahuan baru tentang penggunaan media sosial yang bijak dan cara mengatasi bullying di sekolah.

 

Ia berharap kegiatan ini dapat mengubah pola pikir pemuda dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda Indonesia, serta mengurangi praktik bullying di sekolah.(Panji).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar
Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi
Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden
Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober
Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif
Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi

Rabu, 30 September 2026 - 18:19 WIB

Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Rabu, 30 September 2026 - 08:45 WIB

Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif

Berita Terbaru