Pj. Bupati Garut Mendorong Respons Cepat Terhadap Bencana: Langkah Proaktif dalam Penanganan Krisis

- Jurnalis

Kamis, 22 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, melakukan peninjauan langsung di lokasi bencana banjir di Kampung Cibojong, Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, pada Kamis (22/02/2024).

Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, melakukan peninjauan langsung di lokasi bencana banjir di Kampung Cibojong, Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, pada Kamis (22/02/2024).

GARUT BERKABAR, Cisurupan – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, mengambil langkah proaktif dalam menangani dampak banjir yang melanda Kampung Cibojong, Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut pada Kamis (22/02/2024), menyusul peristiwa banjir pada hari sebelumnya.

 

 

Dalam pernyataannya, Barnas menjelaskan bahwa banjir merupakan masalah yang telah menjadi kejadian rutin di kawasan tersebut. Ia berharap peningkatan dalam perawatan dan pembersihan saluran air dapat mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

“Kejadian kemarin terjadi karena adanya batu dan serpihan pohon yang menghalangi aliran air, menyebabkan terjadinya genangan yang akhirnya merusak tanggul,” ujarnya.

Baca Juga :  KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut

 

Setelah meninjau lokasi, Barnas menyatakan bahwa dampak banjir tidak sebesar yang terlihat dalam rekaman video yang beredar di media sosial. Namun, ia menekankan pentingnya respons yang cepat dan efisien terhadap setiap bencana alam.

 

Langkah-langkah telah diambil sejak hari sebelumnya untuk menangani situasi tersebut.Barnas menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan dengan cepat, tepat, dan menyeluruh.

 

Ia memerintahkan seluruh instansi terkait untuk bertindak segera dan fokus pada penyelesaian masalah yang ada.”Seluruh tim kebencanaan telah mendapat instruksi untuk menangani situasi ini dengan sigap dan efektif,” tambahnya.

Baca Juga :  NgabuburIT: Sinergi RTIK Jabar dan IPI Garut dalam Menggali Potensi Digital

 

 

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan saluran air untuk mencegah terjadinya banjir di masa mendatang. Hal ini dilatarbelakangi oleh kejadian kemarin di mana aliran air terhambat oleh batu dan serpihan pohon.

 

Selain memberikan arahan, Barnas juga menyampaikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir sebagai bentuk dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah.

“Bantuan telah disalurkan kepada warga terdampak, termasuk bantuan khusus untuk para Lansia yang membutuhkan,” ungkapnya. (DK).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Jalan Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy Diprioritaskan, Pemkab dan DPRD Garut Sepakat Percepat Penanganan
Garut Siapkan Pemenuhan 27 Ribu APJ, KPBU Jadi Alternatif Pembiayaan
Dua Pemuda Diamankan Usai Diduga Bobol Warung di Tarogong Kaler
Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut Digelar, 24 Peserta Bersaing Rebut 20 Posisi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Jalan Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy Diprioritaskan, Pemkab dan DPRD Garut Sepakat Percepat Penanganan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Garut Siapkan Pemenuhan 27 Ribu APJ, KPBU Jadi Alternatif Pembiayaan

Berita Terbaru