Pengrajin Garut Curi Perhatian di Asta Kriya Nusantara 2024, Bawa Pulang Hadiah 30 Juta Rupiah

- Jurnalis

Selasa, 20 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda Kabupaten Garut, berfoto bersama dengan Wakil Ketua Harian I Dekranas, Loemongga Agus Gumiwang, Ketua Bidang Pendanaan Dekranas Elizabeth Thohir, dan Sri Suparni Bahlil, Ridwan Effendi selaku Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Garut, dan Utang Mamad, Persih juara pertama Asta Kriya Nusantara 2024, di Jakarta, Selasa (20/8/2024).

GARUT BERKABAR, JAKARTA — Dalam ajang penghargaan Asta Kriya Nusantara 2024, Utang Mamad, pengrajin dari Selaawi, Kabupaten Garut, meraih juara pertama berkat karya anyaman hantaran dari gebok pisang dan bambu. di Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Kemenangan ini mengantarkannya membawa pulang hadiah sebesar 30 juta rupiah.Utang merasa sangat bersyukur atas prestasi tersebut, yang ia dedikasikan untuk masyarakat Selaawi dan para pengrajin di daerahnya.

Asta Kriya Nusantara adalah ajang tahunan yang mengapresiasi kerajinan tangan dari seluruh Indonesia, dan tahun ini diikuti oleh ratusan peserta.

Baca Juga :  Garut Dorong Seni Qasidah ke Panggung Nasional Lewat Festival LASQI 2025

Keunikan karya Utang yang memadukan gebok pisang dan bambu berhasil mencuri perhatian juri.

Bahan-bahan sederhana tersebut diolah menjadi karya seni bernilai tinggi, menonjolkan keindahan estetika dan nilai budaya yang kuat.

Ketua Dekranasda Kabupaten Garut, Sri Kartika Barnas Adjidin, bersama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, turut bangga dan memberikan apresiasi kepada Utang.

Baca Juga :  DLH Garut Anugerahkan Penghargaan Sekolah Adiwiyata 2024 pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Mereka berharap prestasi ini dapat memotivasi pengrajin lain di Garut untuk terus meningkatkan kualitas produk mereka.

Acara puncak Asta Kriya Nusantara 2024 diakhiri dengan pameran karya para pemenang dan penyerahan penghargaan oleh Elizabeth Thohir, Ketua Bidang Pendanaan Dekranas, serta dihadiri tokoh-tokoh penting lainnya.

Ajang ini diharapkan dapat mendorong pengrajin lokal untuk terus berkarya dan memperkenalkan kerajinan tradisional Indonesia di kancah internasional.(Admin)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awali Safari Ramadhan 1447 H, Bupati Garut Serukan Refleksi Diri dan Kepedulian Sosial di Samarang
Dorong Realisasi Pelabuhan Cilautereun, Bupati Garut Perkuat Sinergi dengan DKP Jabar
Perkuat Inovasi Daerah, Bupati Garut Bangun Kolaborasi Riset Bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional
Polsek Leuwigoong Intensifkan Gatur Pagi, Kawal Aktivitas Pelajar dan Pengguna Jalan
Bupati Abdusy Syakur Dorong Model Ekosistem Jagung Terintegrasi untuk Dongkrak Ekonomi Garut Selatan
Respons Aspirasi Warga, Bupati Garut Benahi Tata Kelola Wisata Pantai Santolo
Panen Jagung 150 Hektare di Mekarmukti, Bupati Garut Dorong Jadi Percontohan Ketahanan Pangan
Wabup Putri Karlina Ajak ASN Pemkab Garut Perkuat Ibadah Lewat Tadarus Ramadan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:39 WIB

Awali Safari Ramadhan 1447 H, Bupati Garut Serukan Refleksi Diri dan Kepedulian Sosial di Samarang

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:13 WIB

Dorong Realisasi Pelabuhan Cilautereun, Bupati Garut Perkuat Sinergi dengan DKP Jabar

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:11 WIB

Perkuat Inovasi Daerah, Bupati Garut Bangun Kolaborasi Riset Bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:35 WIB

Polsek Leuwigoong Intensifkan Gatur Pagi, Kawal Aktivitas Pelajar dan Pengguna Jalan

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:50 WIB

Bupati Abdusy Syakur Dorong Model Ekosistem Jagung Terintegrasi untuk Dongkrak Ekonomi Garut Selatan

Berita Terbaru