Pemkab Garut Gandeng Ahli Italia Tingkatkan Industri Kulit Lokal

- Jurnalis

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Mrs. Rebecca ke Piazza Firenze Garut, Senin (2/12/2024).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bekerja sama dengan Koperasi Artisan Kulit Indonesia, yang digagas oleh Poppy Dharsono, mendatangkan Mrs. Rebecca, seorang konsultan merek mewah asal Italia, untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas kulit Garut.

Mrs. Rebecca, yang memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun di industri mode dan pernah bekerja di Gucci, hadir untuk memetakan potensi serta tantangan industri kulit di Garut. Dalam kunjungannya, ia juga akan menyusun masterplan pengembangan industri kulit di wilayah tersebut.

“Kedatangan Mrs. Rebecca bertujuan untuk mentransfer pengetahuan dan teknologi terkini kepada pelaku ekonomi kreatif lokal. Dengan keahliannya, beliau berbagi teknik inovatif dan standar internasional yang relevan untuk meningkatkan daya saing produk kulit Garut di pasar global,” ungkap Kepala Disparbud Garut, Luna Aviantrini, Minggu (15/12/2024).

Baca Juga :  Resmi Dibuka, Pasar Leuweung di Situ Bagendit Diharapkan Angkat Ekonomi Garut

Selama kunjungan dari 1 hingga 10 Desember 2024, Mrs. Rebecca memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM tentang teknik desain, manajemen produksi, hingga pengurangan limbah. Tak hanya itu, ia juga membantu pelaku usaha memahami standar global untuk meningkatkan kualitas produk mereka, mulai dari bahan baku hingga pengemasan.

Ketua Koperasi Artisan Kulit Indonesia, Poppy Dharsono, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memetakan potensi industri kulit Garut, baik dalam proses penyamakan maupun produk turunannya seperti tas, sepatu, dan aksesori. “Kita perlu sabar dan telaten dalam mengembangkan industri kulit ini. Prosesnya memang tidak instan, tetapi potensi Garut sangat besar untuk menembus pasar internasional,” ujarnya.

Mrs. Rebecca menilai kualitas kulit Garut sangat baik dengan harga terjangkau, memberikan peluang besar untuk meningkatkan nilai jual. Menurutnya, keberhasilan proyek ini tergantung pada perencanaan strategis dan kolaborasi berbagai pihak.

Baca Juga :  Barnas menyuarakan urgensi kesehatan dan pendidikan bagi warga setempat.

Produk kulit Garut telah diakui secara nasional dan internasional karena kualitasnya. Namun, industri ini masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal dan teknologi. Luna berharap, dengan kolaborasi ini, pelaku UMKM dapat meningkatkan daya saing produk mereka di pasar global, yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat Garut.

Selain pelatihan, rencananya akan diadakan program inkubasi dan pendampingan bersama Kementerian Koperasi dan Yayasan Poppy Dharsono. Program ini mencakup pelatihan lanjutan, mentoring teknis dan bisnis, hingga fasilitasi sertifikasi untuk produk UMKM.

Kunjungan Mrs. Rebecca juga mencakup pertemuan dengan para pemilik tenant di Piazza Firenze, kurasi produk kulit, dan kunjungan ke beberapa tempat penyamakan kulit di Garut. Upaya ini diharapkan mampu membawa produk kulit Garut ke pasar kelas menengah dan lebih luas lagi ke pasar internasional. (Rizky).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peletakan Batu Pertama KDMP Mekarjaya, Kadiskop UKM Garut Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Desa
Pastikan Sinkron dengan Program Pusat, Bupati Garut Cek Kesiapan Jalan di Wilayah Selatan
Global Game Jam 2026 Jadi Wadah Promosi Budaya Garut Berbasis Digital
Bupati Garut Lantik Puluhan Kepala Puskesmas, Dorong Akselerasi Layanan Kesehatan dan Disiplin ASN
Pelayanan Publik Pemkab Garut Dinilai Prima, Ombudsman RI Beri Opini Tanpa Maladministrasi
Imigrasi Hadir di Garut, Layanan Paspor hingga Pengawasan WNA Kini Lebih Dekat
Kemendagri Pilih Garut sebagai Tuan Rumah Nasionalisme Goes to School 2026
Pemkab Garut Perkuat Tata Kelola Penyiaran, LPPL dan Akses Informasi Jadi Sorotan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:12 WIB

Peletakan Batu Pertama KDMP Mekarjaya, Kadiskop UKM Garut Tegaskan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Desa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:41 WIB

Pastikan Sinkron dengan Program Pusat, Bupati Garut Cek Kesiapan Jalan di Wilayah Selatan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:19 WIB

Global Game Jam 2026 Jadi Wadah Promosi Budaya Garut Berbasis Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:21 WIB

Bupati Garut Lantik Puluhan Kepala Puskesmas, Dorong Akselerasi Layanan Kesehatan dan Disiplin ASN

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:12 WIB

Pelayanan Publik Pemkab Garut Dinilai Prima, Ombudsman RI Beri Opini Tanpa Maladministrasi

Berita Terbaru