Pemerintah Kabupaten Garut Resmi Hadirkan Aplikasi Srikandi untuk Efisiensi Pengelolaan Arsip

- Jurnalis

Rabu, 6 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan_Launching_ Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (5/3/2024).

Pelaksanaan_Launching_ Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (5/3/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Pemerintah Kabupaten Garut telah memperkenalkan aplikasi revolusioner bernama Srikandi untuk mengelola arsip secara efisien.

 

Peluncuran aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Selasa (5/3/2024).

 

Bertempat di acara tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menekankan pentingnya kolaborasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menciptakan pemerintahan yang efisien dan pengelolaan arsip yang sesuai dengan standar kearsipan.Barnas memberikan apresiasi terhadap langkah digitalisasi arsip yang telah diterapkan di Kabupaten Garut dengan pencapaian tingkat AA.

 

Ia berharap agar pencapaian tersebut terus ditingkatkan, sambil meminta SKPD untuk memanfaatkan aplikasi Srikandi secara maksimal, meskipun menyadari adanya kendala yang mungkin terjadi dalam pelaksanaannya.

Baca Juga :  Pasar Guntur Bersolek: Pemkab Garut Mulai Rehabilitasi Infrastruktur Demi Nyamannya Pedagang dan Pengunjung

“Tentu ada tantangan dalam mengelola arsip, seperti kesulitan fokus saat SKPD harus menjalankan tugas rutin sekaligus menggunakan aplikasi Srikandi. Namun, hal ini harus diatasi untuk mewujudkan pengelolaan arsip yang efisien,” ujarnya.

 

 

Imam Gunarto, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), menjelaskan bahwa Srikandi merupakan solusi yang signifikan dalam pengelolaan arsip di lingkungan pemerintah.

 

Targetnya adalah seluruh instansi di Indonesia akan menggunakan aplikasi ini pada bulan Agustus mendatang, sehingga pelayanan publik dapat ditingkatkan melalui pengelolaan arsip yang terintegrasi.

“Kami berharap semua instansi di Indonesia akan menggunakan aplikasi Srikandi pada bulan Agustus saat pelaksanaan IKN, sehingga pengelolaan arsip menjadi lebih efisien dan pelayanan publik semakin baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Jalan Berkualitas, Tata Kelola Aset Diperkuat

 

Fitur-fitur dalam aplikasi Srikandi, seperti pembuatan, pengiriman, dan penyimpanan surat, akan membantu mempermudah kegiatan kearsipan.

 

Tujuan dari penerapan aplikasi ini adalah untuk menciptakan pengelolaan arsip yang terintegrasi di seluruh pemerintah daerah dan kementerian lembaga di Indonesia.

“Dengan penggunaan aplikasi Srikandi, kami berharap sistem pemerintahan menjadi lebih efisien, layanan publik semakin baik, dan arsip dapat diselamatkan dengan baik untuk masa depan,” harapnya.

 

Selain itu, penggunaan aplikasi ini akan memastikan bahwa arsip tidak tercecer dan akan terkumpul dengan baik untuk masa depan, memastikan keberlangsungan informasi untuk generasi mendatang. (Panji).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan
Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan
Tiga Kades Hasil PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Pemberdayaan Warga
Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan
Jabar Jawara Ekspor 2026 Digelar di Garut, UMKM Didorong Bidik Pasar Global
32 Pramuka Penggalang Garut Siap Ikuti Jamnas 2026, Bupati Tekankan Pentingnya Kemandirian
Garut Buka Peluang Kerja Sama Pertanian dengan Praktisi Korea, Fokus Tingkatkan Kualitas Stroberi dan Bawang Putih
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Dila Nurul Fadilah Ikuti Rapat Forkopimda, Garut Perkuat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Musim Kemarau Menguat, Garut Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Garut Perketat Pengawasan Obat Terlarang, Patroli Jam Malam Anak Bakal Diintensifkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Tiga Kades Hasil PAW Resmi Dilantik, Bupati Garut Tekankan Pelayanan dan Pemberdayaan Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Garut Perkuat Pencegahan Narkoba, Surat Edaran hingga Edukasi Sekolah Disiapkan

Berita Terbaru