Masa Tenang Pilkada Garut Dimulai, APK Harus Dibersihkan

- Jurnalis

Minggu, 24 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simbolisasi penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) oleh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Garut di Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat malam (22/11/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Menjelang masa tenang dalam rangkaian Pilkada Serentak 2024, pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Garut melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) secara simbolis di Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Jumat malam (22/11/2024).

Prosesi ini disaksikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Pemerintah Kabupaten Garut.

Ketua KPU Kabupaten Garut, Dian Hasanudin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif para paslon untuk membersihkan APK sebelum masa tenang.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 yang mengharuskan seluruh APK ditertibkan minimal tiga hari sebelum hari pencoblosan.

“Jika hari ini para paslon sudah membersihkan APK secara mandiri, itu langkah positif. Semoga dapat diikuti oleh semua tim di Kabupaten Garut agar tidak ada lagi APK yang terpasang saat masa tenang,” ujar Dian.

Dian menegaskan bahwa mulai 24 November hingga hari pemungutan suara pada 27 November 2024, tidak boleh ada APK yang terpasang di seluruh wilayah Garut.

Baca Juga :  Apdesi Bayongbong Viral Karena Video Dukungan Paslon,Bawaslu dan Panwascam Beri Klarifikasi

Ia juga menjelaskan, kegiatan ini merupakan inisiatif paslon, sementara KPU, Bawaslu, dan pemerintah daerah hanya bertindak sebagai saksi.

“Kami hanya menyampaikan aturan berdasarkan PKPU bahwa pihak yang memasang APK bertanggung jawab untuk membersihkannya,” tambahnya.

Dian berharap semua elemen, termasuk partai politik dan relawan, segera menyelesaikan penertiban APK agar masa tenang dan pemungutan suara berjalan tertib.

Ia menekankan bahwa KPU akan memprioritaskan distribusi logistik pemilu ke TPS, Bawaslu akan memantau potensi pelanggaran, dan pemerintah daerah akan memastikan kelancaran teknis pelaksanaan pemilu.

“Semua harus berjalan seiring, taat pada aturan, dan menjaga kelancaran proses demokrasi,” tutup Dian.(Taufik).

Berita Terkait

Rapat Pleno KPU Garut Rampung, Paslon 02 dan Paslon 04 Dominasi Suara di Pilkada 2024
Apresiasi Ketua Bawaslu, Ahmad Nurul Syahid kepada Masyarakat Garut dan Semua Pihak Terkait
Pleno Terbuka KPU Garut : Transparansi Rekapitulasi Suara Pilkada 2024
Strategi PP Datin dalam Menjaga Transparansi Pemilu Menjelang Rapat Pleno KPU
Solidaritas Dapil 2 Antar Warga dan Wakil Rakyat Raih Kemenangan Pemilu Tahun 2024
Kemenangan Dedi Mulyadi : Ketua DPC Gerindra Garut Ucapkan Terima Kasih dan Harapan Besar
Pleno Pemilu di Desa Jayaraga Resmi Ditutup: Ketua KPU Garut Apresiasi Demokrasi yang Lancar
Kesigapan Aparat Amankan Kotak Surat Suara di Jayaraga, Ketua PPK Sabik Faiz Beri Apresiasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Desember 2024 - 10:16 WIB

Rapat Pleno KPU Garut Rampung, Paslon 02 dan Paslon 04 Dominasi Suara di Pilkada 2024

Jumat, 6 Desember 2024 - 13:19 WIB

Apresiasi Ketua Bawaslu, Ahmad Nurul Syahid kepada Masyarakat Garut dan Semua Pihak Terkait

Kamis, 5 Desember 2024 - 21:34 WIB

Pleno Terbuka KPU Garut : Transparansi Rekapitulasi Suara Pilkada 2024

Rabu, 4 Desember 2024 - 13:49 WIB

Strategi PP Datin dalam Menjaga Transparansi Pemilu Menjelang Rapat Pleno KPU

Senin, 2 Desember 2024 - 13:31 WIB

Solidaritas Dapil 2 Antar Warga dan Wakil Rakyat Raih Kemenangan Pemilu Tahun 2024

Berita Terbaru