Ketua MPR dan Menteri Agama Saksikan Pernikahan Putra Gubernur Jabar di Garut

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Nuansa sakral dan haru menyelimuti Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Rabu (16/7/2025), saat Maula Akbar Mulyadi Putra — putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi — resmi menikahi Luthfianisa Putri Karlina dalam prosesi adat Sunda yang kental.

Acara ijab kabul berlangsung khidmat, disaksikan keluarga besar, kerabat, serta sejumlah tokoh nasional. Dua pejabat tinggi negara turut hadir dan dipercaya sebagai saksi pernikahan: Ketua MPR RI Ahmad Muzani mewakili pihak mempelai pria, dan Menteri Agama RI Prof. KH. Nasaruddin Umar mewakili mempelai wanita.

Gubernur Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan harapan agar sang putra dan menantu senantiasa dilimpahi kebahagiaan dan keberkahan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Ikut Serta dalam RUPS Luar Biasa Bank BJB 2024

“Semoga semua turut bahagia,” ucap KDM singkat, sarat makna.

Dalam wejangan pernikahan, Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar menyampaikan pesan mendalam mengenai makna pernikahan. Ia menegaskan bahwa pernikahan adalah perjanjian sakral yang harus dijaga dan tidak boleh melibatkan pihak luar dalam penyelesaian masalah rumah tangga.

“Kalau ada persoalan, jangan dibawa keluar. Hari ini ada masalah, malamnya sudah rukun kembali. Itulah berkah dari ikatan suci ini,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengaitkan filosofi pernikahan dengan makro kosmos — hubungan antara langit dan bumi yang dipenuhi simbol dan tata krama. Ia menggambarkan langit sebagai lambang suami yang tidak serta-merta menyentuh bumi, melainkan melalui mendung, kilat, dan guntur — pertanda akan turunnya hujan, lambang kehidupan baru.

Baca Juga :  Antusiasme Warga, Pendapatan Pajak Kendaraan Melonjak di Hari Pertama Pemutihan

Tak lupa, Nasaruddin juga mengingatkan pentingnya doa seorang anak untuk orang tua, terutama bagi almarhumah ibunda Maula Akbar.

“Kematian bukan akhir dari silaturahmi. Doa anak adalah bentuk kasih yang abadi,” pesannya.

Prosesi pernikahan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan keakraban. Di tengah balutan budaya lokal, para tamu undangan larut dalam kegembiraan menyaksikan awal perjalanan hidup baru pasangan muda ini.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : HUMAS JABAR Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar Adi Komar

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Ramadan Cikajang, Bupati Syakur Ajak Warga Maksimalkan Ibadah di Pertengahan Ramadan
Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama Global dengan IPB dan AIC untuk Kembangkan Industri Kulit
Ramffest 2026 Resmi Digelar, Pemkab Garut Hidupkan Garut Plaza Lewat Ekonomi Kreatif
Perkuat Literasi dan Inklusi, TPAKD Garut Fokus Perluas Layanan Keuangan Tahun 2026
Hijaukan Neglasari di HPSN 2026, Camat Bayongbong Ajak Warga Peduli Sampah dan Lingkungan
Kaji Dua Alternatif Jalur, Bupati Garut Dorong Penguatan Akses Wilayah Selatan
Semarak Cap Go Meh 2026 di Garut, Bupati Syakur Tekankan Pentingnya Harmoni dalam Kebhinekaan
Layanan Adminduk Didekatkan, Cetak e-KTP Kini Bisa di Kecamatan Wanaraja
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:57 WIB

Safari Ramadan Cikajang, Bupati Syakur Ajak Warga Maksimalkan Ibadah di Pertengahan Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Garut Jajaki Kerja Sama Global dengan IPB dan AIC untuk Kembangkan Industri Kulit

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:53 WIB

Ramffest 2026 Resmi Digelar, Pemkab Garut Hidupkan Garut Plaza Lewat Ekonomi Kreatif

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:38 WIB

Perkuat Literasi dan Inklusi, TPAKD Garut Fokus Perluas Layanan Keuangan Tahun 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:04 WIB

Hijaukan Neglasari di HPSN 2026, Camat Bayongbong Ajak Warga Peduli Sampah dan Lingkungan

Berita Terbaru