Ketua LIBAS Geram Nama Dicatut untuk Aksi Ilegal, Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS) Tedi Sutardi menegaskan tidak akan tinggal diam atas pencatutan nama dirinya dan organisasi dalam aksi ilegal. Ia memastikan LIBAS tetap konsisten bergerak di jalur sosial dan kemanusiaan. Jumat, (31/10/2025). 

Tedi Sutardi: _”LIBAS Bukan Alat Tekan, Jangan Bawa-Bawa Nama Kami untuk Kepentingan Pribadi”_

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Ketua Umum Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS), Tedi Sutardi, menyatakan kegeramannya atas tindakan oknum yang mencatut nama dirinya dan organisasi LIBAS untuk mengambil paksa kendaraan hasil penarikan (repo) di kantor Adira Finance.

Insiden ini mencuat setelah beredar kabar adanya seseorang yang mengaku “orang dekat” Ketua LIBAS saat mendatangi pihak leasing, bahkan dengan berani membawa-bawa nama Tedi Sutardi demi memuluskan aksinya.

Langkah tersebut memicu kebingungan di internal Adira serta keresahan publik, karena mengesankan keterlibatan Ketua LIBAS dalam perbuatan yang melanggar hukum.

Tedi Sutardi Tegas: “Itu Pencatutan, Bukan Perintah Saya!”

Dalam pernyataannya, Tedi menegaskan dirinya sama sekali tidak pernah memberi izin, kuasa, atau instruksi kepada siapa pun terkait urusan penarikan kendaraan.

“Saya sampaikan tegas, tidak ada satu pun anggota atau pengurus LIBAS yang saya perintahkan untuk urusan repo kendaraan. Kalau ada yang bawa nama saya, itu murni pencatutan. Saya tidak akan diam,” ujar Tedi di Garut, Rabu (31/10/2025).

Baca Juga :  Kapolres Garut Dorong Sinergi dengan KONI, Satukan Semangat Keamanan dan Prestasi Olahraga

Tedi menegaskan bahwa LIBAS merupakan organisasi sosial yang fokus pada kegiatan kemasyarakatan, advokasi publik, serta aksi kemanusiaan — bukan kelompok yang digunakan untuk menekan pihak lain.

“LIBAS bukan preman. Kami tidak menakut-nakuti siapa pun. Kalau ada yang menggunakan nama LIBAS untuk hal kotor, dia bukan bagian dari kami,” tegasnya.

Oknum Gunakan Nama LIBAS untuk Tekan Pihak Leasing

Berdasarkan informasi yang diterima, oknum tersebut datang ke kantor Adira dan mengaku memiliki restu dari Ketua LIBAS Garut untuk mengambil motor repo. Namun, pihak leasing yang curiga kemudian melakukan klarifikasi dan menemukan bahwa klaim itu tidak benar.

Mengetahui hal tersebut, Tedi langsung memerintahkan jajarannya menelusuri identitas dan motif pelaku.

“Begitu saya tahu, saya langsung minta anggota telusuri siapa dia. Jangan coba-coba main nama saya,” ungkap Tedi.

Siap Tempuh Jalur Hukum

Tedi Sutardi menegaskan akan menempuh jalur hukum jika terbukti ada unsur pencatutan nama dirinya atau organisasi LIBAS.

Baca Juga :  TP PKK Kecamatan di Garut Siap Jalankan Amanah Baru: Fokus Tekan Stunting dan Perkuat Ekonomi Keluarga

“Ini bukan soal kecil. Nama baik organisasi dan pribadi saya dipertaruhkan. Kalau terbukti ada niat jahat, akan kami laporkan,” katanya tegas.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran LIBAS di tingkat kecamatan dan desa agar menjaga nama baik organisasi dan menghindari tindakan yang bisa menimbulkan fitnah atau persoalan hukum.

Imbauan untuk Publik dan Pihak Leasing

Sebagai langkah antisipasi, Tedi mengimbau masyarakat dan perusahaan leasing agar tidak mudah percaya pada siapa pun yang mengatasnamakan LIBAS tanpa bukti identitas dan surat tugas resmi.

“Kalau ada yang datang membawa nama saya atau organisasi, konfirmasi dulu. Kami terbuka dan siap diklarifikasi kapan saja,” ujarnya.

Tedi juga mengapresiasi langkah hati-hati pihak Adira Finance yang tidak langsung mempercayai klaim sepihak dari oknum tersebut.

LIBAS Tetap Fokus di Jalur Sosial

Meski diterpa isu miring, Tedi menegaskan bahwa LIBAS tetap fokus pada kegiatan sosial, advokasi publik, pendidikan, dan kemanusiaan.

“Kami berdiri di atas komitmen moral dan sosial. LIBAS akan terus berbuat nyata untuk masyarakat, bukan mencoreng nama lewat tindakan kotor,” pungkasnya.(red)

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : LIBAS (Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Lakukan Olah TKP Penemuan Jenazah di Sungai Cisaat Bungbulang
Pelaku Perusakan Angkot di Leles Ditangkap, Polisi Temukan Dugaan Obat Terlarang
Diduga Pengaruh Miras, Pemudik Alami Kecelakaan Tunggal di Jalan Sudirman Garut
Sat Resnarkoba Polres Garut Bongkar Dugaan Peredaran Obat Keras Ilegal di Limbangan
Arus Kendaraan Meningkat, Polisi Terapkan Sistem One Way di Jalur Bandung–Tasikmalaya
Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik
Respons Aduan Warga, Polsek Kadungora Tertibkan Knalpot Bising Saat Jam Ngabuburit
Viral di Medsos, Dua Pengemudi Mobil Dipanggil Satlantas Polres Garut
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:29 WIB

Polisi Lakukan Olah TKP Penemuan Jenazah di Sungai Cisaat Bungbulang

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:49 WIB

Diduga Pengaruh Miras, Pemudik Alami Kecelakaan Tunggal di Jalan Sudirman Garut

Senin, 16 Maret 2026 - 14:15 WIB

Sat Resnarkoba Polres Garut Bongkar Dugaan Peredaran Obat Keras Ilegal di Limbangan

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:54 WIB

Arus Kendaraan Meningkat, Polisi Terapkan Sistem One Way di Jalur Bandung–Tasikmalaya

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:33 WIB

Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Pemkab dan Polres Garut Matangkan Kesiapan Pengamanan Mudik

Berita Terbaru