pub-4753822417531159 2696685540

Kabupaten Garut Terima Bantuan 1.000 Sak Semen dari PT Star Energy Geothermal untuk Penanganan Bencana

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Star Energy Geothermal. Bantuan ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, yang disaksikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, di Ruang Rektor Universitas Garut, Jalan Prof. K. H. Cecep Syarifuddin, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Selasa (30/07/2024).

Herman Suryatman menjelaskan bahwa bantuan logistik senilai 225 juta rupiah ini bertujuan untuk penanganan bencana alam di Provinsi Jawa Barat.

“Sebanyak 27 kabupaten/kota di Jawa Barat rawan bencana, dan Star Energy Group bersedia menjadi mitra untuk menyediakan logistik guna mengatasi bencana alam di Jawa Barat,” ungkapnya.

Bantuan yang diterima berupa 3.000 sak semen senilai 225 juta rupiah. Dari jumlah tersebut, 1.000 sak semen senilai 75 juta rupiah telah diserahkan kepada Pj. Bupati Garut, Barnas Adjidin, untuk penanganan bencana di Kabupaten Garut.

“Ini mungkin tahap pertama. Saat ini kami menerima 3.000 sak semen senilai 225 juta rupiah, dan 1.000 sak semen senilai 75 juta rupiah sudah kami serahkan ke Kabupaten Garut. Sisanya akan kami distribusikan ke kota/kabupaten lainnya,” jelas Herman.

Herman juga menekankan pentingnya kontribusi CSR dari perusahaan untuk membantu pemerintah dalam pembangunan daerah, karena pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan APBD.

“Tidak ada negara maju yang hanya mengandalkan APBN atau APBD. APBN dan APBD hanya stimulus, dan yang paling utama adalah modal sosial yang luar biasa ada di tengah masyarakat,” katanya.

Ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan di lapangan, seperti memperbaiki jalan, membuat tanggul, atau hal lainnya dalam rangka penanganan bencana.

“Hari ini waktunya kita membangun dengan superteam, gotong royong, tapi tentu pemerintah harus amanah, harus di depan, dan memberikan contoh. Itu yang kami lakukan,” tandasnya. (AGS)

Baca Juga :  Penguatan Kolaborasi Penanganan Kekerasan Gender oleh Kemen PPPA dan UNFPA di Garut
Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Inisiasi Hilirisasi Kedelai, UMKM Disiapkan Jadi Pemasok Program MBG
Milad ke-25 BAZNAS Garut, Bupati Tekankan Peran Zakat dalam Pembangunan dan Tanggap Darurat
Diduga Terseret Arus, Warga Bayongbong Ditemukan Meninggal di Anak Sungai Cipamulihan
Sekda Garut Tekankan Sinkronisasi Program 2026, ASN Diminta Sigap Hadapi Dinamika Media Sosial
Soroti Ekosida, Garut Zero Waste Perkuat Edukasi Pilah Sampah dari Lingkup Keluarga
Satu Tahun Piazza Firenze, Garut Mantapkan Langkah Jadi Pusat Industri Kulit Premium dan Ekonomi Kreatif
PHI ke-97 di Garut, Wabup Tekankan Pemberdayaan Perempuan dan Pencegahan Pernikahan Usia Anak
Kunjungi Kebun Mawar Situhapa, Bupati Garut Tekankan Pentingnya Pariwisata Ramah Lingkungan
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:36 WIB

Bupati Garut Inisiasi Hilirisasi Kedelai, UMKM Disiapkan Jadi Pemasok Program MBG

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:25 WIB

Milad ke-25 BAZNAS Garut, Bupati Tekankan Peran Zakat dalam Pembangunan dan Tanggap Darurat

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:27 WIB

Diduga Terseret Arus, Warga Bayongbong Ditemukan Meninggal di Anak Sungai Cipamulihan

Senin, 19 Januari 2026 - 15:37 WIB

Sekda Garut Tekankan Sinkronisasi Program 2026, ASN Diminta Sigap Hadapi Dinamika Media Sosial

Senin, 19 Januari 2026 - 10:25 WIB

Soroti Ekosida, Garut Zero Waste Perkuat Edukasi Pilah Sampah dari Lingkup Keluarga

Berita Terbaru