Harga Komoditas di Pasar Wanaraja: Ada yang Naik, Ada yang Turun Per Tanggal 12 Maret 2025

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Wanaraja – Pergerakan harga komoditas di Pasar Wanaraja pada Rabu, 12 Maret 2025, menunjukkan dinamika yang beragam. Beberapa bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga, sementara lainnya justru turun. Meski begitu, beberapa komoditas masih bertahan di harga yang sama seperti sebelumnya.

Harga Naik: Minyak Goreng hingga Jagung Manis

Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga dalam sepekan terakhir. Minyak goreng kemasan, misalnya, naik dari Rp20.000 menjadi Rp21.000 per liter. Minyak Kita, minyak goreng yang banyak diminati karena harganya yang lebih terjangkau, juga mengalami kenaikan, meskipun relatif kecil, dari Rp18.000 menjadi Rp18.500 per liter.

Selain minyak goreng, harga jagung manis juga mengalami lonjakan cukup signifikan. Dari sebelumnya Rp12.000 per kg, kini naik menjadi Rp14.000 per kg.

Baca Juga :  Bandung Siap Gelar Local Government Blockchain Forum & Festival 2024

Harga Turun: Beras Premium hingga Cabe Merah Keriting

Di sisi lain, beberapa bahan pokok justru mengalami penurunan harga. Kacang kedelai kini dijual dengan harga Rp12.000 per kg, turun dari sebelumnya Rp14.000 per kg. Beras premium juga mengalami penurunan harga, dari Rp15.000 menjadi Rp14.000 per kg.

Penurunan harga juga terjadi pada cabai merah keriting yang kini dijual Rp40.000 per kg, turun dari harga sebelumnya Rp45.000 per kg. Selain itu, harga tepung terigu Segitiga Biru turun dari Rp13.000 menjadi Rp12.500 per kg.

Harga Stabil: Beras Medium hingga Gula Pasir

Sementara itu, sejumlah komoditas masih bertahan di harga sebelumnya. Beras medium tetap di harga Rp13.500 per kg, sementara harga daging ayam broiler bertahan di Rp32.000 per kg.

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Desa, Deputi Kemenkop UKM Kunjungi Garut Bahas Hutan Sosial dan Koperasi

Telur ayam broiler juga masih stabil di angka Rp28.000 per kg. Cabe rawit merah, yang sebelumnya sempat melonjak, kini tetap bertahan di harga Rp80.000 per kg. Gula pasir lokal pun masih dijual seharga Rp19.000 per kg.

Faktor Penyebab Perubahan Harga

Kenaikan dan penurunan harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pasokan dari petani, biaya distribusi, dan tingkat permintaan masyarakat. Cuaca juga menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi hasil panen, terutama untuk komoditas pertanian seperti cabai dan jagung.

Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap fluktuasi harga dan merencanakan belanja dengan bijak. Pemerintah setempat juga terus memantau harga guna memastikan kestabilan harga bahan pokok di pasar.(Rsm).

Penulis : Admin

Editor : Rizkq

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Garut Perkuat SDM Industri Alas Kaki Lewat Pelatihan Penjahit Upper Sepatu bagi 192 Peserta
IPSKA Resmi Hadir di Garut, Permudah Pelaku Usaha Tembus Pasar Internasional
Bupati Garut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan
Bobotoh Garut Tebar Manfaat, Ajang Celebration 2026 Perkuat Solidaritas dan Gerakkan Ekonomi UMKM
Garut Perluas Ekosistem Keuangan Syariah, Pemkab Gandeng Berbagai Pihak Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Semangat Tahun Baru Islam, Pedagang Garut Plaza Tebar Kepedulian Lewat Santunan Duafa dan Anak Yatim
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Garut Perkuat SDM Industri Alas Kaki Lewat Pelatihan Penjahit Upper Sepatu bagi 192 Peserta

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:52 WIB

IPSKA Resmi Hadir di Garut, Permudah Pelaku Usaha Tembus Pasar Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:45 WIB

Bupati Garut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:59 WIB

Bobotoh Garut Tebar Manfaat, Ajang Celebration 2026 Perkuat Solidaritas dan Gerakkan Ekonomi UMKM

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:10 WIB

Garut Perluas Ekosistem Keuangan Syariah, Pemkab Gandeng Berbagai Pihak Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru