Garut Hadirkan Inovasi Digital “Polisi KB” untuk Tingkatkan Pelayanan Keluarga Berencana

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Garut Nurdin Yana bersama jajaran saat meresmikan Aplikasi Polisi KB di Aula DPPKBPPPA, Jum’at (3/10/2025).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) resmi meluncurkan Aplikasi Polisi KB (Pelayanan Online dan Konsultasi KB) pada Jumat (3/10/2025), bertempat di Aula DPPKBPPPA Garut.

Aplikasi inovatif ini digagas sebagai bagian dari aksi perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) oleh Kepala Bidang KB DPPKBPPPA, Irna Susanti. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi modern dalam memberikan layanan konsultasi, informasi, hingga pendampingan pemilihan alat kontrasepsi bagi masyarakat Garut.

Baca Juga :  Pemkab Garut Jalin Kolaborasi dengan Kemnaker untuk Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan apresiasi atas terobosan tersebut. Ia mengingatkan bahwa peluncuran aplikasi harus diikuti dengan implementasi nyata dan keberlanjutan.

“Mudah-mudahan apa yang digagas ini bisa benar-benar bermanfaat, jangan sampai hanya berhenti di launching,” ujarnya.

Kepala DPPKBPPPA, Yayan Waryana, menambahkan bahwa Polisi KB merupakan bentuk digitalisasi layanan KB yang sebelumnya dilakukan secara manual. Aplikasi ini menyediakan tiga layanan utama, yaitu konsultasi, informasi, dan transformasi layanan.

Baca Juga :  Pengukuhan Pimpinan DPRD Garut, Pj Bupati Dorong Sinergi Eksekutif dan Legislatif

“Di aplikasi ini ada hotline, ada konsultasi, dan informasi terkait KB. Dengan begitu masyarakat bisa lebih mudah dan cepat mengakses layanan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yayan menekankan pentingnya kerja kolaboratif dalam menyosialisasikan aplikasi ini hingga tingkat kecamatan. Program ini juga dikaitkan dengan upaya penurunan angka stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), dan Angka Kematian Bayi (AKB), yang salah satunya disebabkan oleh kurangnya perlindungan kesehatan reproduksi ibu.

Masyarakat kini dapat langsung mengakses Aplikasi Polisi KB melalui Hotline WhatsApp di nomor +62853-5358-4587.(red).

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uniga Lantik 41 Apoteker Baru, Dinkes Garut Harap Perkuat Pelayanan Kesehatan
FKRWG Garut Rayakan HUT Pertama, Aplikasi “Asdes” Siap Dorong Pelayanan Publik Digital
Garut Perkuat Kolaborasi dengan Kementan untuk Modernisasi Pertanian
Festival Kabarulem 2026 Jadi Upaya Pemkab Garut Rawat Budaya dan Gaya Hidup Sehat
Garut Diproyeksikan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Permanen, Kemensos Tinjau Kesiapan Lahan
Pemkab Garut Matangkan Kolaborasi untuk Dukung MBG dan Koperasi Merah Putih
Bupati Garut Resmikan Fun Run Fkominfo Uniga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Aktif
Dinsos Garut Perkuat Koordinasi dengan Kemensos, Sekolah Rakyat dan Social Center Masuki Tahap Persiapan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:40 WIB

Uniga Lantik 41 Apoteker Baru, Dinkes Garut Harap Perkuat Pelayanan Kesehatan

Senin, 18 Mei 2026 - 06:52 WIB

FKRWG Garut Rayakan HUT Pertama, Aplikasi “Asdes” Siap Dorong Pelayanan Publik Digital

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:35 WIB

Garut Perkuat Kolaborasi dengan Kementan untuk Modernisasi Pertanian

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:32 WIB

Festival Kabarulem 2026 Jadi Upaya Pemkab Garut Rawat Budaya dan Gaya Hidup Sehat

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:08 WIB

Garut Diproyeksikan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat Permanen, Kemensos Tinjau Kesiapan Lahan

Berita Terbaru