Dinamika Politik Pilkada 2024 di Kabupaten Garut: Kritik dan Harapan

- Jurnalis

Rabu, 27 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Perkembangan politik di tahun 2024 terus menunjukkan dinamika yang intens, mencerminkan kompleksitas dari proses demokrasi di Indonesia. Momentum pemilihan umum, baik pilpres hingga pilkada yang berlangsung pada Rabu (27/11/2024), menjadi sorotan publik. Tak terkecuali di Kabupaten Garut, di mana fenomena politik penuh warna turut mencerminkan perubahan paradigma yang terjadi di tingkat lokal.

Ira Mariana, seorang pegiat lingkungan di Garut, mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena politik yang dianggap jauh dari nilai-nilai demokrasi sehat. Dalam wawancaranya dengan kontributor garutberkabar.com, Ira menyebut bahwa politik kali ini lebih banyak diwarnai oleh tindakan yang tidak elok, termasuk persoalan etik dan keberpihakan yang berlebihan.

“Dinamika politik saat ini didorong oleh nafsu politik yang besar sehingga sering kali mengabaikan kerukunan masyarakat. Hal ini jelas mencemaskan,” ungkap Ira.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edukasi Politik yang Santun

Ira menekankan pentingnya menjadikan momentum pemilihan sebagai ajang edukasi politik. Ia mendorong para aktor politik untuk mengedepankan sikap dan perilaku yang bijak, sesuai dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga :  Dr.Helmi Budiman Disambut Hangat di Pasar Tumpah Karangsari, Fokuskan Pengembangan UMKM

“Edukasi yang menekankan penghormatan dan penghargaan terhadap perbedaan pandangan politik dapat memberikan contoh kedewasaan politik bagi masyarakat. Hal ini penting untuk mendewasakan demokrasi di Kabupaten Garut dan di Indonesia secara umum,” tambahnya.

Menurut Ira, politik yang santun bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat, tetapi juga para kontestan pilkada. Mereka harus menunjukkan integritas dan komitmen terhadap program-program yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

Janji Politik yang Minim Realisasi

Kritik Ira tak berhenti di situ. Ia juga menyoroti minimnya realisasi janji politik dari pengalaman pemilu sebelumnya. Para kontestan sering kali menghindar dari tanggung jawab dengan berbagai dalih, seperti keterbatasan anggaran hingga aturan yang dianggap menghambat.

“Fenomena ini menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat. Harapan mereka sering kali tidak terwujud, karena janji politik hanya menjadi alat kampanye, bukan komitmen nyata,” tegas Ira.

Baca Juga :  Bey Machmudin Resmi Lantik Anggota KPID Jabar Periode 2024-2027

Ia berharap agar para calon kepala daerah yang terpilih, baik di tingkat kabupaten Garut maupun Jawa Barat, dapat membawa manfaat nyata dan keadilan bagi seluruh rakyat.

Pesan Bagi Pemimpin Terpilih

Mengakhiri pandangannya, Ira memberikan pesan mendalam kepada para pemimpin yang nantinya akan terpilih. Ia menekankan pentingnya mengedepankan kemaslahatan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Setiap kebijakan, sekecil apa pun, akan dipertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat. Pemimpin yang baik adalah yang memahami tanggung jawabnya sebagai pelayan rakyat,” pungkas Ira.

Dengan harapan besar, Pilkada 2024 di Kabupaten Garut diharapkan menjadi titik balik bagi demokrasi yang lebih sehat dan matang. Tidak hanya sebagai pesta demokrasi, tetapi juga sebagai langkah konkret menuju pemerintahan yang amanah dan berintegritas. (Taufik).

Berita Terkait

Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus
Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah
Fluktuasi Tinggi Muka Air Bendung Copong, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut
Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan
Idul Fitri 1446 H Dirayakan Serentak di Indonesia pada 31 Maret 2025
Debit Sungai Cimanuk Terkendali, Bendung Copong dalam Kondisi Aman
Dedi Mulyadi Rotasi Pejabat, Dorong ASN Lebih Produktif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 07:35 WIB

Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus

Jumat, 4 April 2025 - 07:00 WIB

Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah

Rabu, 2 April 2025 - 19:21 WIB

Fluktuasi Tinggi Muka Air Bendung Copong, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Selasa, 1 April 2025 - 13:29 WIB

H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut

Minggu, 30 Maret 2025 - 18:37 WIB

Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan

Berita Terbaru