Desa Cinunuk Jadi Percontohan dalam Program Desa Cantik BPS Garut

- Jurnalis

Rabu, 28 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (28/8/2024).

GARUT BERKABAR, Wanaraja – Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) resmi diluncurkan di Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut pada Rabu (28/8/2024).

Acara ini digelar di Aula Kantor Desa Cinunuk dan dihadiri berbagai pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Garut, Wawan Nurdin, dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Statistik Sektoral Diskominfo Garut, Egga Mahesa Suardi.

Nevi Hendri, Kepala BPS Kabupaten Garut, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan data di tingkat desa.

“Dengan adanya pembinaan yang berkesinambungan, kami berharap data yang dihasilkan dari desa dapat menjadi dasar perencanaan dan evaluasi yang valid,” ungkapnya.

Baca Juga :  Monitoring dan Visitasi Komisi Informasi Jabar untuk Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik di Garut

Program ini baru dilaksanakan di Desa Cinunuk karena keterbatasan sumber daya manusia, namun Nevi membuka kesempatan bagi desa lain yang berminat untuk mendapatkan pelatihan serupa.

Ia menegaskan komitmen BPS untuk memperkuat kompetensi pengelolaan data di desa tersebut melalui peran agen statistik.

Wawan Nurdin dari DPMD Garut mengapresiasi program ini sebagai peluang besar bagi perangkat desa untuk memperbaiki tata kelola data yang penting untuk perencanaan dan pembangunan. “Harapan kami, Desa Cinunuk bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan data yang efektif,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Garut Resmi Gelar Kick Off Meeting SPIP Terintegrasi 2024

Sementara itu, Egga Mahesa Suardi dari Diskominfo Garut menegaskan pentingnya kemandirian desa dalam mengelola data sektoral.

Diskominfo Garut juga akan mendukung melalui portal Garut Satu Data untuk memfasilitasi pengelolaan data di wilayah tersebut.

Camat Wanaraja, Tatang Suryana, turut mengapresiasi program ini sebagai langkah positif untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam manajemen data.

“Diharapkan semua desa bisa memanfaatkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan untuk pembangunan yang lebih baik,” pungkasnya. (Admin)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata
Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat
Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata
Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet
Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang
KA Cikuray Hadir dengan Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Dorong Distribusi Produk Lokal Garut
SAGARUT Disiapkan Jadi Pusat Layanan Digital Terpadu bagi Warga Garut
Kepala Desa Diminta Jadi Garda Terdepan Tangani Anak Putus Sekolah dan Stunting
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:29 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkab Garut Ajak Warga Berikan Data Sesuai Kondisi Nyata

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:54 WIB

Jalan Kaki 60 Kilometer Satukan Garut dan Sumedang, Jadi Simbol Persaudaraan dan Semangat Hidup Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:18 WIB

Garut dan Kepri Perkuat Sinergi, Buka Peluang Kerja Sama Pembangunan dan Pariwisata

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:44 WIB

Jelang Porprov Jabar 2026, Pemkab Garut Perketat Seleksi Kebugaran Atlet

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:49 WIB

Sekolah Ramah Lingkungan di Garut Mulai Dibangun dengan Bata dari Sampah Plastik Daur Ulang

Berita Terbaru