BNNK Garut Soroti Strategi dan Inovasi Penanganan Narkotika dalam Press Release P4GN 2024

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNNK Garut menggelar Press Release Tim Terpadu P4GN Tahun 2024 di Ruang Rapat Pamengkang, Garut Kota, Selasa (24/12/2024).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut menggelar Press Release Tim Terpadu Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Selasa (24/12/2024).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin, memaparkan capaian Tim Terpadu P4GN sepanjang tahun 2024. Salah satunya adalah penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD), pengawasan pelaksanaan P4GN, serta pelaporan kegiatan yang dilakukan oleh seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Garut sebanyak dua kali setahun.

Baca Juga :  Pertanian Garut Jadi Pilar Utama Ketahanan Pangan, Wabup Putri Karlina Tegaskan Komitmen Daerah

Ia menekankan pentingnya perluasan cakupan program ke wilayah pelosok, terutama di wilayah selatan Garut yang dinilai rawan terhadap peredaran narkoba. “Kawasan sepanjang 86 km wilayah pesisir Kabupaten Garut menjadi perhatian khusus kami. Di sana, kami telah membentuk Desa Tangguh Narkotika sebagai langkah pencegahan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BNNK Garut, AKBP Deni Yus Danial, menjelaskan bahwa salah satu fokus Tim Terpadu P4GN adalah program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Program ini diintegrasikan dalam inisiatif Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar). “Dengan konsep dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat, IBM mempermudah akses rehabilitasi bagi para pecandu,” jelasnya.

Baca Juga :  PDA Garut Tingkatkan Aksesibilitas Kerja untuk Disabilitas dengan Refreshment Penyedia Layanan

Dalam rangka pemberantasan, BNNK Garut juga melaksanakan program Tim Asesmen Terpadu sebanyak 14 kali, menghasilkan 13 kasus rawat jalan dan 1 kasus rawat inap. Selain itu, indeks ketahanan masyarakat Kabupaten Garut terhadap penyalahgunaan narkotika tercatat mencapai angka 3,78, melampaui target 3,62 dengan kategori Sangat Mandiri.

BNNK Garut juga terus berinovasi melalui program edukasi seperti Sambang Informasi Edukasi Bahaya Narkotika (SIEBAN), Khutbah Jumat Bersinar (KHUJUMAR), Warung Edukasi Bahaya Narkotika (WAEBAN), hingga Taman Pulau Jalan Edukasi Bahaya Narkotika (TAPUJAEBAN). Program-program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba.(Taufik).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Garut Dorong Percepatan Klinik Rotinsulu Naik Status Menjadi Rumah Sakit
Bupati Garut Dorong ASN Perkuat Jiwa Kepemimpinan Lewat Bedah Buku Babad Alas
Bupati Garut Minta OPD Tuntaskan Rekomendasi BPK untuk Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah
Bupati Garut Dorong KNPI Terus Hadirkan Program Produktif bagi Generasi Muda
Transparansi Retribusi Parkir Diperkuat, Pemkab Garut Siapkan Sistem Pendataan Berbasis Lokasi
Bupati Garut Tekankan Belanja Daerah Harus Cepat Terealisasi demi Menggerakkan Ekonomi Masyarakat
Bupati Garut Perkuat Sinergi dengan UPI, 360 Mahasiswa PPG Diterjunkan Tingkatkan Mutu Pendidikan
Rumah Warga di Bungbulang Ludes Dilahap Api, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02 WIB

Bupati Garut Dorong Percepatan Klinik Rotinsulu Naik Status Menjadi Rumah Sakit

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:59 WIB

Bupati Garut Dorong ASN Perkuat Jiwa Kepemimpinan Lewat Bedah Buku Babad Alas

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:53 WIB

Bupati Garut Dorong KNPI Terus Hadirkan Program Produktif bagi Generasi Muda

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:39 WIB

Transparansi Retribusi Parkir Diperkuat, Pemkab Garut Siapkan Sistem Pendataan Berbasis Lokasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:04 WIB

Bupati Garut Tekankan Belanja Daerah Harus Cepat Terealisasi demi Menggerakkan Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru