Bawaslu Garut Tegaskan Larangan Kepala Desa Terlibat Politik di Pilkada 2024

- Jurnalis

Rabu, 2 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

GARUT BERKABAR, Tarogong Kaler – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut menegaskan larangan bagi kepala desa untuk tidak terlibat dalam mendukung pasangan calon kepala daerah pada Pilkada 2024. Larangan ini merupakan bagian dari upaya menjaga netralitas dan integritas penyelenggaraan Pilkada yang bersih dan adil.

Ketua Bawaslu Kabupaten Garut, Ahmad Nurul Syahid, menyatakan bahwa pihaknya semakin intensif melakukan sosialisasi terkait aturan ini, termasuk di seluruh desa yang ada di Kabupaten Garut. “Sosialisasi ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan wewenang oleh aparatur desa dan memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan sesuai dengan prinsip keadilan,” ujarnya pada Selasa, 1 Oktober 2024.

Ahmad menjelaskan bahwa sosialisasi ini mencakup penyuluhan kepada para kepala desa dan masyarakat mengenai regulasi yang mengatur keterlibatan aparatur desa dalam politik. Bawaslu juga mengingatkan bahwa ada konsekuensi hukum bagi kepala desa yang melanggar larangan tersebut.

“Jika pelanggaran tidak bersifat pidana, sanksinya akan diberikan oleh lembaga yang berwenang, serupa dengan penanganan terhadap ASN yang melanggar netralitas di Pilkada,” tambah Ahmad.

Bawaslu Kabupaten Garut juga meminta partisipasi aktif dari masyarakat untuk melaporkan jika ada kepala desa atau perangkat desa yang terlibat dalam politik praktis. “Kami berharap masyarakat dapat menjadi mata dan telinga Bawaslu. Jika ada kepala desa yang terlibat dalam kegiatan politik pasangan calon, segera laporkan ke Bawaslu,” tegasnya.

Melalui upaya ini, Bawaslu Kabupaten Garut berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan aparatur desa mengenai pentingnya menjaga netralitas dalam pemilu, demi terciptanya proses demokrasi yang adil dan transparan. (Red)
Baca Juga :  Garut Pertahankan Gelar Juara Umum Porsadin ke-7 Jawa Barat

Berita Terkait

Tinggi Air Bendung Copong Naik, Warga Diminta Tetap Waspada
Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus
Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah
Fluktuasi Tinggi Muka Air Bendung Copong, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut
Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan
Idul Fitri 1446 H Dirayakan Serentak di Indonesia pada 31 Maret 2025
Debit Sungai Cimanuk Terkendali, Bendung Copong dalam Kondisi Aman
Berita ini 0 kali dibaca