Sinergi Perpusnas dan Dispusip Garut Dorong Literasi di Kabupaten Garut

- Jurnalis

Minggu, 10 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (9/11/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Garut, Totong, menegaskan bahwa budaya literasi adalah pilar penting dalam pembangunan bangsa. Ia menyoroti pentingnya masyarakat berilmu sebagai dasar kemajuan, meskipun Indonesia kaya akan sumber daya alam.

Pernyataan tersebut disampaikan Totong dalam acara Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca yang berlangsung di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Tarogong Kidul, Garut, Jumat (9/11/2024). Kegiatan ini diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).

Totong mengungkapkan bahwa minat baca di Kabupaten Garut masih memerlukan perhatian khusus. Namun, dengan adanya kolaborasi antara Komisi X DPR RI dan Perpusnas, ia optimis berbagai tantangan dapat diatasi.

Baca Juga :  Gubernur Dedi Mulyadi Resmikan Kepengurusan TP PKK Jabar, Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan

“Alhamdulillah, kolaborasi ini menghadirkan program strategis untuk memperkuat budaya literasi di Garut,” kata Totong.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Garut akan menerima bantuan senilai Rp5,2 miliar dari Perpusnas untuk perluasan gedung perpustakaan tahun depan.

“Gedung baru ini akan dilengkapi fasilitas modern seperti lift, sebuah kebanggaan bagi masyarakat Garut,” imbuhnya.

Totong juga menekankan peran literasi dalam memberdayakan individu dan komunitas. Menurutnya, literasi tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.

Baca Juga :  Sekda Tekankan Peran Strategis BUMD: Sinergi Layanan Publik dan Bisnis

Senada dengan itu, Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menyoroti literasi sebagai elemen penting dalam pembentukan karakter bangsa.

“Literasi harus dibudayakan, karena membaca, belajar, dan berbagi ilmu adalah kunci menuju bangsa yang kuat dan mandiri,” ujar Ferdiansyah.

Perwakilan Perpusnas RI, Nurhadi, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan agenda rutin untuk memperkuat literasi di berbagai daerah.

Ia menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan akses literasi bagi masyarakat. “Layanan perpustakaan adalah hak setiap warga yang harus dijamin oleh pemerintah di semua tingkatan,” tuturnya.

Sebagai bagian dari acara, Perpusnas mendonasikan seribu buku bacaan bermutu untuk mendukung peningkatan literasi di Kabupaten Garut.(Akbar)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar
Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi
Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Becak Listrik Mulai Hadir di Garut, 260 Pengemudi Terima Bantuan Presiden
Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober
Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif
Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Pemkab Garut Tuntaskan Administrasi Kepegawaian, PPPK Paruh Waktu Diperpanjang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi

Rabu, 30 September 2026 - 18:19 WIB

Sekolah Berbahan Sampah Plastik Hadir di Garut, Jadi Model Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Selasa, 29 September 2026 - 19:59 WIB

Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 18:43 WIB

Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif

Berita Terbaru