Wabup Garut Ingatkan Pengelolaan APBD Harus Profesional dan Pahami Risiko Hukum

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Daerah bagi Pengelola Keuangan pada Perangkat Daerah yang berlangsung di Aula Kantor BPKAD Kabupaten Garut, Jalan Kian Santang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (24/12/2025).

GARUT BERKABAR, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat tata kelola keuangan daerah melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Daerah bagi pengelola keuangan perangkat daerah, bertempat di Aula Kantor BPKAD Kabupaten Garut, Jalan Kian Santang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, yang menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah merupakan amanah besar dan menjadi tugas utama setiap aparatur pemerintah, bukan sekadar pekerjaan administratif.

Menurutnya, seluruh roda pemerintahan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan program di tingkat perangkat daerah dan kecamatan, sangat bergantung pada pengelolaan anggaran yang tertib, akuntabel, dan sesuai regulasi.

Baca Juga :  Gerak Cepat Polsek Bayongbong Tangani Kebakaran Gudang di Ciburuy, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

“Kita diberi kepercayaan oleh pemerintah pusat dan kepala daerah untuk mengelola uang yang masuk dan keluar di Pemerintah Kabupaten Garut. Itu adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara profesional,” tegas Putri Karlina.

Wabup Garut Ingatkan Pengelolaan APBD Harus Profesional dan Pahami Risiko Hukum

Wabup Garut juga menyoroti masih ditemukannya miskomunikasi dan kesalahan teknis dalam pengelolaan keuangan, khususnya di tingkat pelaksana.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap regulasi dan prosedur bagi seluruh pengelola keuangan daerah.

“PA, KPA, PPK SKPD, Bendahara, hingga PPTK wajib memahami aturan, prosedur, serta risiko hukum yang bisa muncul jika terjadi kesalahan dalam pengelolaan keuangan,” ujarnya.

Selain pengelolaan, Putri Karlina menekankan peran strategis pimpinan perangkat daerah dan camat dalam perencanaan anggaran. Menurutnya, kemampuan menentukan skala prioritas menjadi kunci agar anggaran benar-benar berdampak bagi masyarakat.

“Bapak ibu pimpinan memiliki otoritas dalam menyusun dan merencanakan anggaran. Harus mampu menentukan kebutuhan dan prioritas program secara tepat,” tambahnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kabupaten Garut, Hj. Mila Meliana Hadiri Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 di Lingkungan Setda Garut

Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Garut, Saepul Hidayat, mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius agar tidak terjadi pelanggaran ketentuan dalam pengelolaan APBD.
“Kami berharap seluruh peserta menyimak materi dengan baik agar terhindar dari hal-hal yang berpotensi melanggar aturan,” ucap Saepul.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris BPKAD Kabupaten Garut, Ema Rismayanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas serta kompetensi pengelola keuangan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman pengelola keuangan daerah dalam penatausahaan dan pelaporan keuangan daerah,” jelasnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh camat, Kasubag Keuangan Kecamatan, serta kepala perangkat daerah beserta pengelola keuangan di lingkungan Pemkab Garut.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, BPKAD menghadirkan narasumber dari tiga instansi strategis, yaitu Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI, Kejaksaan Negeri Garut, serta Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Garut.(red)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI
Garut Matangkan Transformasi RSUD dr. Slamet, Standar Smart Hospital Jadi Acuan Pengembangan
Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan
Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum
Pemkab Garut Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Jadi Inspektur Upacara
Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar
Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Garut Matangkan Transformasi RSUD dr. Slamet, Standar Smart Hospital Jadi Acuan Pengembangan

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum

Berita Terbaru