Tedi Sutardi : Mewariskan Bumi yang Sehat Untuk Generasi Mendatang

- Jurnalis

Minggu, 21 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT BERKABAR – Pelestarian lingkungan dan hutan menjadi semakin mendesak demi masa depan generasi muda. Ancaman perubahan iklim, deforestasi, dan pencemaran lingkungan kian nyata, mempengaruhi kualitas hidup anak bangsa. Pentingnya menjaga lingkungan dan hutan harus ditanamkan sejak dini.

Para ahli menekankan langkah konkret seperti pengurangan plastik, daur ulang, penanaman pohon, dan pengelolaan sampah sebagai bagian gaya hidup. Pelestarian hutan sebagai paru-paru dunia perlu didukung kebijakan pemerintah dan partisipasi masyarakat.

“Namun, pembiaran dan kurangnya penegakan hukum bagi perusak lingkungan sangat disayangkan. Penambangan legal tanpa memperhatikan dampak lingkungan meresahkan, merusak ekosistem dan berdampak buruk pada masyarakat,” ungkap Tedi Sutardi, Ketua Perkumpulan Lingkungan Anak Bangsa (LIBAS), Minggu, 21 Juli 2024.

Tedi menekankan, “Kelestarian lingkungan adalah warisan paling berharga untuk anak cucu kita. Menjaga hutan dan lingkungan tidak hanya melindungi alam, tetapi juga memastikan keberlanjutan hidup manusia di masa depan.”

“Mari kita lindungi dan sayangi lingkungan serta hutan demi masa depan anak bangsa yang lebih baik. Dukungan pemerintah dalam penegakan hukum tegas terhadap perusak lingkungan sangat penting,” tegasnya.

Tedi juga menambahkan bahwa pelanggaran Galian C tanpa izin dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 158 Undang-Undang No. 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, tutupnya. (DK)
Baca Juga :  Inisiatif Kemanusiaan: Subsidi Sembako Murah untuk Meringankan Beban Masyarakat

Berita Terkait

Tragedi di Pantai Sayang Heulang: Bocah 11 Tahun Asal Bandung Tewas Terseret Arus
Libur Lebaran, Pantai Selatan Garut Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah
Fluktuasi Tinggi Muka Air Bendung Copong, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
H+1 Idul Fitri 1446 H: Arus Lalu Lintas Padat di Simpang Bayongbong, Garut
Bupati Garut Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1446 H dengan Tinjauan Lapangan
Idul Fitri 1446 H Dirayakan Serentak di Indonesia pada 31 Maret 2025
Debit Sungai Cimanuk Terkendali, Bendung Copong dalam Kondisi Aman
Dedi Mulyadi Rotasi Pejabat, Dorong ASN Lebih Produktif
Berita ini 0 kali dibaca